Enam Unit Rumah Terbakar Dilalap Sijago Merah Di Desa Majanggut 1 Natam Julu
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
Padangsidimpuan| SUMUT24 Beredarnya vaksin palsu membuat masyarakat resah khususnya para orang tua yang memiliki anak usia balita. Begitu juga dengan masyarakat di Kota Padangsidimpuan (Psp) turut merasa khawatir seperti penuturan Rani (32) yang memiliki balita usai 3 tahun merasa sangat khawatir jika vaksin atau imunisasi yang diberikan kepada anaknya selama ini adalah palsu. Namun kekhawatiran tersebut telah sirna sejalan dengan keterangan Kadis Kesehatan Kota Psp H. Letnan Dalimunthe SKM, Mkes melalui Kabid Pengendalian Kesehatan Masyarakat dr. Masriyanti Khairani kepada wartawan yang ditemui di kantor Dinkes komplek perkantoran Pemko Psp Palopat Pijorkoling Kecamatan Psp Tenggara, Selasa lalu yang menyatakan Kota Psp bebas vaksin palsu. Masriyanti menyebutkan, selama ini untuk Kota Psp pengadaan vaksin tidak melalui pihak ke tiga tetapi langsung didatangkan dari Kementerian Kesehatan RI dan diberikan secara gratis kepada masyarakat, jelasnya. Ditambahkannya, vaksin yang dipalsukan tersebut adalah vaksin berbayar yang biasa diberikan oleh rumah sakit atau klinik swasta atau praktek dokter spesialis, sementara untuk klinik persalinan atau praktik bidan yang ada di Kota Psp mendapatkan vaksin dari Puskesmas di wilayah kerjanya, ujarnya. Disebutkan dr. Yanti panggilan akrabnya, bahwa ada salah satu praktek dokter spesialis anak yang menyediakan vaksin berbayar, namun sudah membuat laporan bahwa vaksin tersebut didapat dari Biofarma yakni perusahaan resmi untuk pengadaan vaksin, ungkapnya. Sebagai upaya untuk menenangkan masyarakat agar tidak lagi merasa cemas dan resah lanjutnya, Dinkes telah mengirimkan surat yang dikeluarkan dari Kemenkes ke tempat-tempat pelayanan kesehatan di Kota Psp tentang pemberitahuan bahwa vaksin yang diberikan oleh pemerintah secara gratis adalah asli, terangnya. Sementara untuk mengantisipasi agar vaksin palsu tidak muncul lagi khususnya di Kota Psp, Dinkes Kota Psp telah melakukan pemusnahan terhadap botol bekas vaksi tersebut dengan alat khusus yang menurutnya selama ini alat tersebut sudah ada tapi tidak digunakan dan hanya disimpan di gudang penyimpanan, tegasnya mengakhiri.(ril)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan sarana prasarana kota.
News
sumut24.co Deliserdang, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Rizky Mochamad, meresmikan Program Sri
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten A
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali menghadirkan warna baru dalam penyambutan mahasiswa baru melalui Pengenalan K
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus penerbitan ratusan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diduga berada di kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi
News
Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
News
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan kerja sama perdagangan antardaerah sebagai salah
Ekbis
Minggu Tak Jadi Alasan, Bupati Palas Turun ke Desa Panarian dan Cek Jalan Menuju Hapung
News