TPI Medan Gembleng Mental Siswa Lewat Perkemahan di Sibolangit
TPI Medan Gembleng Mental Siswa Lewat Perkemahan di Sibolangit
News
RANTAUPRAPAT | SUMUT24
Baca Juga:
Beberapa rekanan yang mengikuti proses tender proyek di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Labuhanbatu mulai resah. Rekanan pun bertanya tanya kenapa pengumuman pemenang tender yang seyogyanya sudah dipublikasikan ternyata mengalami penundaan sampai beberapa hari ke depan dengan alasan beragam.
Salah seorang rekanan yang mengikuti tender proyek di ULP yang berkasnya ditangani kelompok kerja 2 di lingkungan ULP, Nelson M mengakui pihaknya merasa kecewa dengan adanya penundaan pengumuman pemenang. Karena penundaan dinilai mendadak yang menimbulkan berbagai dugaan miring adanya “main mata†antara mafia proyek dengan panitia tender.
Sebelumnya, ULP telah membatalkan proses tender dengan alasan yang tidak jelas. Buntutnya, kita terpaksa kembali membuat dokumen penawaran ulang. Bisa saja saat itu ada rekanan dari nilai penawarannya saja sudah kalah, namun diuntungkan dengan adanya pembatalan itu, dengan merubah dan melengkapi dokumen penawarannya kembali.
“ Belum lagi sulitnya memasukkan dokumen penawaran kedalam server ULP,†kata Nelson. Namun, Nelson masih berkeyakinan bahwa ULP Pemkab Labuhanbatu bekerja secara propesional berdasarkan Perka LKPP No 2 tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah tahun 2012 tentang Unit Layanan Pengadaan. Salah satunya melaksanakan proses pemilihan penyedia melalui eprocurement berdasarkan dari dokumen terbaik.
Salah seorang PNS yang mengaku diperbantukan ke ULP kepada wartawan menjelaskan, sepengetahuannya, setiap Pokja yang bertugas diwajibkan meneliti setiap dokumen peserta tender secara teliti, mulai dari dokumen pernyataan dukungan sampai kepada surat jaminan Bank diperiksa keabsahannya.
Agar tidak terjadi monopoli dari salah satu perusahaan, pihak ULP juga mencari tahu di mana dan berapa jumlah pekerjaan dari perusahaan itu. Karena mengingat adanya batas kemampuan setiap perusahaan.
“ Biasanya kita menghubungi LPSE propinsi untuk mencari tahu seberapa banyak proyek yang sedang dan telah dikerjakan salah satu perusahaan,†katanya sambil meminta agar namanya tidak dipublikasikan.
Ketua kelompok kerja (Pokja) 2 di ULP Pemkab Labuhanbatu Warik menjawab pertanyaan wartawan di ruang kerjanya membenarkan bahwa ULP menunda mengumumkan nama pememang tender proyek, Senin (20/7).
Sedangkan alasan penundaan itu disebabkan pihaknya belum dapat memeriksa kelangkapan dokumen peserta tender secara keseluruhan.
“ Kita sedang melakukan evaluasi dokumen beberapa perusahaann setelah itu kita akan mengundang beberapa peserta untuk menjelaskan dan membuktikan dokumennya secara langsung. Agar tidak ada komplain sesudah nama pemenang diumumkan,†katanya. (acd/msn)
TPI Medan Gembleng Mental Siswa Lewat Perkemahan di Sibolangit
News
Profil Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Tunggal Kapolri yang Diusulkan Prabowo
News
Kapolda Sumut Tekankan Penguatan Fungsi Pengawasan dalam Sertijab Irwasda
News
sumut24.co ASAHAN, Desa Ledong Barat, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan kini berdiri di ambang pencapaian prestisius. Tim Komisi Pembe
News
sumut24.co JAKARTA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (PLN UIP SBU) meraih Predikat Gold dalam ajang Indonesi
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melantik dan mengambil sumpah 12 pejabat administrator, pejabat pengawas
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai memperkuat tata kelola keterbukaan informasi publik di lingkungan pemerintaha
News
DELI SERDANG Sumut24.co Satuan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Utara periode 20262031 resmi di
News
Turun ke Lahan Pertanian, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Tanam Jagung Bersama KNPI dan Pemuda Tani
News
APBD Madina 2026 Disepakati, Bupati Saipullah Kejar Manfaat Pembangunan, Bukan Cuma Serapan
News