Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
sumut24.co , Medan, Kuasa hukum Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos., dari Kantor Hukum Fernando Raja Sipahutar dan
kota
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menyampaikan ekspose tentang gambaran umum ketahanan pangan (food estate) di hadapan tim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Pakpak Bharat.
Baca Juga:
Kedatangan rombongan dari Kemenko Marves tersebut disambut oleh Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor beserta Ibu Ketua TP-PKK, Wakil Bupati, Mutsyuhito Solin, Plt Ketua DPRD, Elson Angkat, Wakil Ketua DPRD Mansehat Manik, Anggota DPRD, Sekda Sahat Banurea serta pimpinan OPD di Gedung Ngguhar, Komplek Pendopo Bupati Pakpak Bharat dan seluruh hadirin menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan termasuk juga jumlah peserta di dalam ruangan.
Sebelum dilakukan ekspose, tokoh yang membidani lahirnya Kabupaten Pakpak Bharat, Dr MP Tumanggor, terlebih dahulu memperkenalkan jajaran Tim Kemenko Marves, IT DEL dan pebisnis internasional yang hadir, Diantaranya, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan Dan Kehutanan Nani Hendiarti, Prof Herry S Utomo, Ph. .D, Prof Ida Wenefrida, Ph.D ,. Turut juga hadir dari IT DEL seperti, Prof Ir Togar M Simatupang, M Tech, Ph.D, IPU, Vanbasten Panjaitan dan Pebisnis Internasional Edward Wanandi.
Franc Bupati Pakpak Bharat Bernhard Tumanggor, menjelaskan selayang pandang tentang Kabupaten Pakpak Bharat saat ini, mulai dari segi pertanian, perekonomian, wilayah yang masuk kawasan Food estate, potensi lainnya yang dimiliki oleh Kabupaten Pakpak Bharat.Â
Franc Bernhard Tumanggor juga menyampaikan bahwa salah satu yang menjadi tantangan yang menginformasikan Kabupaten Pakpak Bharat adalah permasalahan infrastruktur atau perbaikan serta kajian tentang. Kawasan hutan yang sangat luas di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat sangat membatasi pembangunan di bidang lain, terutama pembangunan dibidang pertanian, perkebunan, pemukiman yang membutuhkan lahan cukup luas sedangkan luas APL hanya 14,49% dari seluruh wilayah Kabupaten Pakpak Bharart sangat tidak mungkin mendukung pembangunan disegala bidang dari kehidupan masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat sehingga para investor sulit menanamkan modalnya karena terkendala kawasan hutan.
Orang nomor satu di tanah Simsim ini berbicara sangat menyambut baik Program Food Estate di Kabupaten Pakpak Bharat yang dicanangkan oleh Presiden.Diharapkan, program Food Estate di Pakpak Bharat dapat menjadi bagian dari Pusat Ketahanan Pangan Nasional serta dapat meningkatkan Perekonomian, meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum, dan secara khusus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Selain Bupati Franc, Ekspose juga cerdas oleh Kadis Perkim, Maringan Bancin, Ka Bappeda Jalan Berutu dan OPD lainnya.
Menanggapi ekspose yang disampaikan oleh Pemkab Pakpak Bharat, Sofian Wanandi berpendapat bahwa keinginan dan tekat yang kuat Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat untuk segera maju dan disokong oleh wakil rakyat serta seluruh elemen masyarakat merupakan modal utama untuk mendorong pencapai tujuan atau kesuksesan tersebut.Â
“Dalam pengembangan food estate ini, Pemkab Pakpak Bharat agar lebih fokus item tertentu yang bisa dikembangkan dengan baik dan memiliki daya saing yang baik seperti produk lokal yang tidak dimiliki oleh daerah lain seperti gambir serta perlunya membuka dan membina hubungan yang kuat dengan pusat dan daerah lainnya “ujarnya.
Sementara itu, Rektor IT DEL, Prof Ir Togar M Simatupang M.TechPh.D, IPU mengatakan jika melihat potensi-potensi yang telah dipaparkan oleh Pemkab pakpak Bharat, Prof Ir Togar M Simatupang, menilai Kabupaten Pakpak Bharat mempunyai peluang untuk maju jika potensi ini bisa dikelola dengan baik dan tujuan target yang jelas. Itu juga, dan fokus ke hal yang penting dan esensial bagi kemajuan ekonomi.
“Produk-produk unggulan yang disampaikan tadi jika dikelola dengan kualitas teknologi yang bisa berinvestasi, maka akan menimbulkan kemakmuran masyarakat yang sangat cepat. Kuncinya adalah salah kunci penting dan merupakan salah satu bagian rantai pangan yang dibangun oleh presiden Jokowi secara keseluruhan.
Diakhir acara Bupati Pakpak Bharat dan pimpinan serta anggota DPRD menyerahkan cendera mata berupa oles Pakpak dan penutup kepala atau dalam bahasa Pakpak disebut dengan Bulangbulang. Seluruh hasil paparan atau ekspose yang dibahas dalam kesempatan ini akan disampaikan kepada Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan. (Rbm)
sumut24.co , Medan, Kuasa hukum Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos., dari Kantor Hukum Fernando Raja Sipahutar dan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meluncurkan program inovasi Monitoring Aman Terpadu Medan Deli (Mata Deli), Min
kota
sumut24.co MedanKemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Medan ke436 berlangsung semarak di Kecamatan Medan Amplas. Dari pagi, ratusan masy
kota
sumut24.co MedanPanitia Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penawaran tiket
kota
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai memanfaatkan ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 sebagai sarana memperkenalk
News
Wagub Sumut Surya Jajal Membatik di Stan Taman Budaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Warisan Budaya
kota
Buka PRSU ke50, Wagub Sumut Surya Tegaskan PRSU Jadi Etalase Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Daerah
kota
115 Wartawan Kawal Publikasi PRSU Emas, Pemprov Sumut, PPSU dan FWP Perkuat Kolaborasi Informasi
kota
sumut24.co JAKARTA, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) Triwulan
News