Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menyampaikan ekspose tentang gambaran umum ketahanan pangan (food estate) di hadapan tim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Pakpak Bharat.
Baca Juga:
- Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
- Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
- Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
Kedatangan rombongan dari Kemenko Marves tersebut disambut oleh Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor beserta Ibu Ketua TP-PKK, Wakil Bupati, Mutsyuhito Solin, Plt Ketua DPRD, Elson Angkat, Wakil Ketua DPRD Mansehat Manik, Anggota DPRD, Sekda Sahat Banurea serta pimpinan OPD di Gedung Ngguhar, Komplek Pendopo Bupati Pakpak Bharat dan seluruh hadirin menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan termasuk juga jumlah peserta di dalam ruangan.
Sebelum dilakukan ekspose, tokoh yang membidani lahirnya Kabupaten Pakpak Bharat, Dr MP Tumanggor, terlebih dahulu memperkenalkan jajaran Tim Kemenko Marves, IT DEL dan pebisnis internasional yang hadir, Diantaranya, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan Dan Kehutanan Nani Hendiarti, Prof Herry S Utomo, Ph. .D, Prof Ida Wenefrida, Ph.D ,. Turut juga hadir dari IT DEL seperti, Prof Ir Togar M Simatupang, M Tech, Ph.D, IPU, Vanbasten Panjaitan dan Pebisnis Internasional Edward Wanandi.
Franc Bupati Pakpak Bharat Bernhard Tumanggor, menjelaskan selayang pandang tentang Kabupaten Pakpak Bharat saat ini, mulai dari segi pertanian, perekonomian, wilayah yang masuk kawasan Food estate, potensi lainnya yang dimiliki oleh Kabupaten Pakpak Bharat.Â
Franc Bernhard Tumanggor juga menyampaikan bahwa salah satu yang menjadi tantangan yang menginformasikan Kabupaten Pakpak Bharat adalah permasalahan infrastruktur atau perbaikan serta kajian tentang. Kawasan hutan yang sangat luas di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat sangat membatasi pembangunan di bidang lain, terutama pembangunan dibidang pertanian, perkebunan, pemukiman yang membutuhkan lahan cukup luas sedangkan luas APL hanya 14,49% dari seluruh wilayah Kabupaten Pakpak Bharart sangat tidak mungkin mendukung pembangunan disegala bidang dari kehidupan masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat sehingga para investor sulit menanamkan modalnya karena terkendala kawasan hutan.
Orang nomor satu di tanah Simsim ini berbicara sangat menyambut baik Program Food Estate di Kabupaten Pakpak Bharat yang dicanangkan oleh Presiden.Diharapkan, program Food Estate di Pakpak Bharat dapat menjadi bagian dari Pusat Ketahanan Pangan Nasional serta dapat meningkatkan Perekonomian, meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum, dan secara khusus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Selain Bupati Franc, Ekspose juga cerdas oleh Kadis Perkim, Maringan Bancin, Ka Bappeda Jalan Berutu dan OPD lainnya.
Menanggapi ekspose yang disampaikan oleh Pemkab Pakpak Bharat, Sofian Wanandi berpendapat bahwa keinginan dan tekat yang kuat Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat untuk segera maju dan disokong oleh wakil rakyat serta seluruh elemen masyarakat merupakan modal utama untuk mendorong pencapai tujuan atau kesuksesan tersebut.Â
“Dalam pengembangan food estate ini, Pemkab Pakpak Bharat agar lebih fokus item tertentu yang bisa dikembangkan dengan baik dan memiliki daya saing yang baik seperti produk lokal yang tidak dimiliki oleh daerah lain seperti gambir serta perlunya membuka dan membina hubungan yang kuat dengan pusat dan daerah lainnya “ujarnya.
Sementara itu, Rektor IT DEL, Prof Ir Togar M Simatupang M.TechPh.D, IPU mengatakan jika melihat potensi-potensi yang telah dipaparkan oleh Pemkab pakpak Bharat, Prof Ir Togar M Simatupang, menilai Kabupaten Pakpak Bharat mempunyai peluang untuk maju jika potensi ini bisa dikelola dengan baik dan tujuan target yang jelas. Itu juga, dan fokus ke hal yang penting dan esensial bagi kemajuan ekonomi.
“Produk-produk unggulan yang disampaikan tadi jika dikelola dengan kualitas teknologi yang bisa berinvestasi, maka akan menimbulkan kemakmuran masyarakat yang sangat cepat. Kuncinya adalah salah kunci penting dan merupakan salah satu bagian rantai pangan yang dibangun oleh presiden Jokowi secara keseluruhan.
Diakhir acara Bupati Pakpak Bharat dan pimpinan serta anggota DPRD menyerahkan cendera mata berupa oles Pakpak dan penutup kepala atau dalam bahasa Pakpak disebut dengan Bulangbulang. Seluruh hasil paparan atau ekspose yang dibahas dalam kesempatan ini akan disampaikan kepada Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan. (Rbm)
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025&ndash2030
News
Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
News
Kapolres Tapsel Apresiasi 450 Prajurit Yonif 123/Rajawali Usai Tuntaskan Misi di Papua
News
Kapolsek Sipirok Turun Temui Warga Baringin, Serap Aspirasi dan Bahas Keamanan Lingkungan
News
Begal hingga Premanisme Dibidik, Timsus Serigala Sakti Bergerak Malam Hari di Padang Lawas
News
HUT Golkar ke62 Dari Ziarah Pahlawan, Irsan Efendi Nasution Ingatkan Golkar soal Tanggung Jawab kepada Rakyat
News
Momen Haru dan Bangga! Ketua MPC Pemuda Pancasila Padangsidimpuan Sambut Danyonif 123/RW dan 450 Prajurit Pulang dari Papua
News
Jelang Konferensi IX PWI Tabagsel, Kapolres Padangsidimpuan Siap Dukung Pelaksanaan yang Kondusif dan Sukses
News
GEMPAR! Tanker Mongolia Diduga Bawa 2 Ton Sabu ke Belawan, Siapa Aktor di Balik Jaringan Internasional?
News
sumut24.co BELAWAN, Suasana hangat dan penuh keakraban terasa saat jajaran pengurus Gerakan Sosial Kolaborasi Belawan Berkah (KBB) menyambu
kota