Senin, 06 Juli 2026

Ahmad Khairuddin, M.Si : KNPI Sumut kutuk Pelaku Bom di Makasar.

Administrator - Minggu, 28 Maret 2021 08:47 WIB
Ahmad Khairuddin, M.Si : KNPI Sumut kutuk Pelaku Bom di Makasar.

MEDAN I Sumut24.co

Baca Juga:

KNPI Sumut mengecam pelaku kejahatan di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) pagi tadi.

KNPI mengecam pelaku keras di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) pagi tadi.

“Bom bunuh diri itu sangat melukai kita semua apalagi di depan rumah ibadah, itu tindakan yang begitu keji dan tak manusiawi” ungkap Ahmad Khairuddin Plt Ketua Tetap KNPI Sumut.

Khairuddin menyebut bahwa perilaku BOM Bunuh diri ini merupakan tindakan yang tidak di benarkan oleh Agama. Kami memahami bahwa Agama yang manapun itu tidak mengajarkan dan penzhaliman. Karena itu peristiwa yang terjadi di makasar dapat melukai semua perasaan masyarakat di seluruh belahan nusantara negara yang kita cintai.

“Kami turut berduka cita atas kejadian tersebut, bagi masyarakat di makasar khususnya bagi korban maupun keluarga korban”

Selanjutnya Khairuddin berharap aparat keamanan segera mengungkap dan menangkap orang-orang yang merencanakan dan melakukan tindakan itu.

Meski begitu, pihaknya tunduk pada proses penyelidikan ke aparat penegak hukum dan menyerukan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayai pihak yang benar-benar dalam menindak para pelaku “.

“Mudah-mudahan, para pelakunya segera ditangkap dan bisa segera sesuai hukum yang berlaku,”

“Kami juga ajakan kepada seluruh pemuda untuk ikut peran serta dalam ajakan kepada seluruh elemen dan komunitas yang ada di masyarakat agar tetap selalu menjaga ketentraman, mensosialisasikan bahaya teror agar masyarakat bisa hidup nyaman tidak dalam ancaman”.

Pada Minggu pagi, terjadi ledakan di depan Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Ledakan jemaat saat jemaat sedang berdoa di gereja tersebut.

Peristiwa ini diduga menimbulkan korban jiwa. Korban luka langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis.

Pada rekaman CCTV yang diambil, pelaku bunuh diri tidak diketahui sepeda motor. Belum sampai gereja, bom sudah meledak.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru