Senin, 06 Juli 2026

Bupati Pakpak Bharat : Tingkatkan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Administrator - Selasa, 23 Maret 2021 03:30 WIB
Bupati Pakpak Bharat : Tingkatkan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

 

Baca Juga:

PAKPAK BHARAT I SUMUT24.co

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor berpendapat bahwa para Aparatur Sipil Negara (ASN) digaji negara dari hasil keringat rakyat untuk melayani rakyat. Untuk itu Franc Bernhard meminta seluruh ASN khususnya di Lingkungan Pemkab Pakpak Bharat, wajib meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Guna meningkatkan pelayanan ke masyarakat, maka para ASN harus Disiplin. Sebab Kedisiplinan dan tanggung jawab merupakan modal penting yang harus dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pelayan masyarakat.  Hal ini juga telah dinyatakan Bupati Pakpak Bharat, dalam pidato Apel perdana dan ditindak lanjuti dalam surat edaran Bupati Pakpak  tentang penegakan ketentuan dan sanksi disiplin ASN.

Terkait hukuman push up yang diberikan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor terhadap sejumlah ASN di salah satu OPD saat melakukan sidak  yang beredar di media sosial dan media online, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, pada hari Senin (22/03)  menjelaskan bahwa, sebagai kepala daerah di Kabupaten Pakpak Bharat, sejak awal dirinya sudah  mengajak seluruh  ASN di wilayah Pemerintahan Kabupaten  Pakpak Bharat untuk disiplin dan serius  dalam dalam bekerja guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Bupati Pakpak Bharat,disiplin yang baik mencerminkan besarnya tanggung jawab pegawai terhadap tugas-tugasnya dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“ASN  digaji oleh negara dari hasil keringat rakyat untuk melayani rakyat. Saya selaku pejabat pembina kepegawaian Pakpak Bharat punya otoritas membina para ASN termasuk pembinaan disiplin para ASN” jelas Bupati Franc Bernhard Tumanggor.

Bupati mengaku jika yang dihukum dengan push up adalah oknum ASN yang ditemukan dan mengakui  masih nongkrong di warung saat jam kerja.

“Ini pembelajaran untuk seluruh ASN. Saya bisa saja mengusulkan peringatan secara administratif untuk ASN dan  kepala dinasnya. Jadi kesimpulannya saya selaku kepala daerah, ingin menegakkan kedisiplinan di lingkungan Pemkab Pakpak Bharat” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Pakpak Bharat, Sartono Padang, menanggapi jika sanksi tersebut masih dalam hal kewajaran yang diberikan pimpinan kepada anggota yang tidak taat pada aturan dan itu bisa masuk dalam kategori sanksi secara lisan.

“Itukan olah raga, bukan perlakuan kontak fisik. mungkin didaerah lain hal yang sama juga pernah dilakukan oleh pimpinan seperti push up, cabut rumput, orang yang terlambat dipisahkan dengan barisan yang tidak terlambat dan lain sebagainya” kata Sartono Padang.(rbm)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru