Senin, 06 Juli 2026

*Pgs Kapendam I/BB : Inovatif Satgas TMMD Kodim 0313/KPR Kombinasikan Langkah Pencegahan Karhutla dengan Mewujudkan Ketahanan Pangan*

Administrator - Minggu, 21 Maret 2021 04:35 WIB
*Pgs Kapendam I/BB : Inovatif Satgas TMMD Kodim 0313/KPR Kombinasikan Langkah Pencegahan Karhutla dengan Mewujudkan Ketahanan Pangan*

Medan I Sumut24.co Di tengah kondisi pandemi Covid-19 , Satgas TMMD ke-110 Kodim 0313/Kampar melakukan inovatif kegiatan non fisik. Yakni mengkombinasikan langkah pencegahan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) dengan upaya mewujudkan ketahanan pangan.

Baca Juga:

Langkah cerdas Satgas TMMD Kodim 0313/Kampar ini mendapat apresiasi dari Pgs Kapendam I/BB, Letkol Inf Robinson Tallupadang.

“Dalam satu kali kegiatan penyuluhan, Satgas TMMD Kodim 0313/Kampar menyajikan dua materi yang berbeda. Ide yang sangat baik, karena manfaatnya jelas meminimalisir jumlah warga yang ikut penyuluhan, sehingga mengurangi risiko penyebaran dan penularan Virus Corona,” jelas Letkol Robinson dari Media Centre Pendam I/BB di Medan, Sabtu (20/3/2021).

Kegiatan non fisik berupa penyuluhan peternakan dan perkebunan ini digelar di Balai Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Narasumber yang tampil berasal dari Dinas Peternakan dan Perkebunan Rokan Hulu, yakni Samsul Kamar, SHut, MSi, serta Doni, SPt.

Sedangkan narasumber dari unsur Satgas, disampaikan Danramil 0313-16/Kpr, Kapten Inf Taufik Sihombing yang mewakili Dansatgas, Letkol Inf Leo Octavianus M Sinaga, SSos, MIPol.

Tak ketinggalan, Kepala Desa Suka Damai, Afrizal juga ikut memberikan pembekalan kepada warga yang menjadi peserta kegiatan penyuluhan peternakan dan perkebunan ini.

Dalam materi yang disampaikan Samsul Kamar, disebutkan bahwa penyuluhan ini bertujuan untuk memotivasi warga agar lebih semangat dan bersungguh-sungguh dalam menggeluti usaha di bidang peternakan dan perkebunan.

Namun harus diingat, dalam pengembangan usahanya, warga diharapkan tidak melakukan cara-cara yang dapat merusak ekosistem lingkungan. Seperti membuka lahan perkebunan dengan cara membakar yang dampaknya bisa memicu Karhutla.

“Sebaiknya warga melakukan diversifikasi usaha, sehingga tidak saja akan mendapat tambahan penghasilan melalui produksi yang meningkat, tetapi juga membantu pemerintah menyukseskan program ketahanan pangan nasional,” pungkas Samsul Kamar.

*Sumber: Pendam I/BB

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru