Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026
Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko PascaPemilu 2026
News
TANJUNGBALAI | SUMUT24 Gara-gara kenderaan dinasnya dilelang, sejumlah petinggi Pemko Tanjungbalai terpaksa masuk kantor dengan naik becak bermotor (betor). Karena saat mobil dinasnya ikut dilelang, Pemko Tanjungbalai belum menyediakan kenderaan dinas pengganti. Hal itu dialami oleh Asisten I Drs H Ahmad Senaan dan Asisten III Hj Halmayanti SH.
Baca Juga:
Keterangan yang diperoleh dari kalangan petinggi Pemko Tanjungbalai, Senin (11/7) mengatakan, Asisten I Setdakot Tanjungbalai terpaksa naik betor karena mobil dinasnya dilelang. Sementara, Asisten III Setdakot Tanjungbalai terpaksa naik betor, karena mobil dinasnya ditarik untuk menggantikan mobil operasional dari salah satu fraksi di DPRD Kota Tanjungbalai yang ikut dilelang.
Kabag Humas Pemko Tanjungbalai, Nurmalini Marpaung S STP yang dihubungi, juga tidak membantah informasi tersebut. Namun, dengan alasan bukan kewenangannya, Nurmalini Marpaung menolak memberikan keterangan lebih rinci perihal petinggi Pemko Tanjungbalai yang terpaksa ngantor dengan naik betor tersebut.
“Benar, saya baru hari ini mendapat informasi tentang adanya petinggi Pemko Tanjungbalai yang tidak memiliki mobil dinas karena dilelang tersebut. Namun untuk lebih jelasnya, nantilah saya hubungi dulu bidang yang menangani masalah tersebut,†kelit Nurmalini Marpaung menolak berkomentar lebih lanjut.
Seperti diketahui, pada bulan Juni 2016 lalu, Pemko Tanjungbalai telah melakukan lelang terhadap 56 unit kenderaan dinas roda dua dan roda empat. Lelang tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Tanjungbalai Nomor 028/310/K/2015 tentang persetujuan dan penetapan penjualan kendaraan dinas milik Pemerintah Kota Tanjungbalai yang ditetapkan dengan cara pelelangan umum yang masih ditandatangani oleh Dr H Thamrin Munthe MHum, yang saat ini sudah bukan Walikota lagi.
Ternyata dari sejumlah kenderaan dinas roda empat yang turut dilelang tersebut, beberapa diantaranya adalah mobil dinas petinggi Pemko Tanjungbalai seperti Asisten I, Kepala Dinas Sosial termasuk mobil operasional salah satu fraksi di DPRD kota itu.
Akan tetapi, saat lelang kenderaan dinas tersebut dilaksanakan, Pemko Tanjungbalai belum menyediakan kenderaan dinas pengganti, sehingga sejumlah petinggi Pemko Tanjungbalai itu terpaksa masuk kantor dengan naik beca bermotor (betor). (irz)
Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko PascaPemilu 2026
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan sarana prasarana kota.
News
sumut24.co Deliserdang, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Rizky Mochamad, meresmikan Program Sri
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten A
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali menghadirkan warna baru dalam penyambutan mahasiswa baru melalui Pengenalan K
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus penerbitan ratusan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diduga berada di kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi
News
Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
News
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan kerja sama perdagangan antardaerah sebagai salah
Ekbis