Senin, 06 Juli 2026

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Resmikan Kampung Tangguh Nduma Sindeka di Desa Kecupak I 

Administrator - Kamis, 18 Maret 2021 12:50 WIB
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Resmikan Kampung Tangguh Nduma Sindeka di Desa Kecupak I 

 

Baca Juga:

PAKPAK BHARAT I SUMUT24.co Untuk mendukung upaya pemerintah dalam hal pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, mengajak masyarakat untuk memanfatkan lahan lahan pertanian yang kosong semaksimal mungkin. Ajakan ini disampaikannya saat meresmikan Desa Kecupak I Kecamatan PGGS menjadi Kampung tangguh Nduma Sindeka,Kamis (18/03). Kampung Tangguh yang diluncurkan baru-baru ini di berbagai wilayah di Indonesia merupakan upaya pemerintah pusat untuk menangkal COVID-19 dengan kearifan lokal atau pembentukan masyarakat berskala mikro termasuk membentuk ketangguhan pangan dengan memanfaatkan serta memberdayakan sumber daya alam yang ada di sekitar dengan melibatkan segala unsur yang ada di desa. Tampak hadir dalam acara tersebut, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, Kapolres Pakpak Bharat yang diwakili oleh Wakapolres Pakpak Bharat. Kompol Elisa Sibue,Dandim 0206/DR diwakili oleh Kapt M. Tambunan, Kasat Binmas, AKP Suparmono, Asisten II, Kadis Pemdes Saslian Sinamo, Kepala Desa Dan Masyarakat dan unsur lainnnya. Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, dalam kesempatan ini mengajak seluruh pihak dan unsur segenap lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ini dalam upaya membantu pemerintah mengatasi dampak akibat pandemi Covid-19 dan mengejar ketertinggalan selama ini. Bupati juga menghimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan lahan lahan pertanian yang kosong secara maksimal sehingga dampak ekonomi masyarakat pulih kembali dan terciptanya masyakat yang sejahtera dan Nduma Kepada pemerintahan yang ada di Kecamatan dan Desa ,Bupati menghimbau agar memperhatikan kesehatan masyarakat diantara perhatian terhadap gizi para ibu hamil, lansia, anak anak, masalah stunting yang ada di desa- desa termasuk dan masalah lain yang terkait dengan kebutuhan masyarakat. Sementara itu, Wakapolres Pakpak Bharat, Kompol Elisa Sibue, mengatakan guna tercapainya tujuan program ini, diperlukan kerja sama dan saling bersinergi serta  dibutuhkan satu pola pikir antara pemerintah, masyarakat dan unsur lainnya sehingga pemulihan akibat dampak Covid-19 ini bisa segera terselesaikan. Dalam kesempatan ini Bupati Pakpak Bharat, bersama unsur Forkopimda yang hadir, juga  menyerahkan bantuan pangan secara simbolis  kepada para anak yatim piatu, peninjauan rumah isolasi Covid -19 Desa Kecupak I, peninjauan lahan pertanian dan penanaman benih secara simbolis di lahan pertanian Desa tangguh Kecupak I.(rbm)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru