Senin, 06 Juli 2026

Tinjau Fasilitas Drive Thru Rapid Test dan Swab Edy Rahmayadi: Peran Swasta Penting Tingkatkan Testing dan Tracing

Administrator - Kamis, 18 Maret 2021 04:06 WIB
Tinjau Fasilitas Drive Thru Rapid Test dan Swab  Edy Rahmayadi: Peran Swasta Penting  Tingkatkan Testing dan Tracing

MEDAN I Sumut24.co

Baca Juga:

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau fasilitas Drive Thru Rapid Test Antigen dan PCR Swab Test di Lapangan Merdeka, Jalan Pulau Pinang Medan, Rabu (17/3). Fasilitas Drive Thru (layanan dalam kenderaan) yang dibuka sejak Februari 2021 mendapat apresiasi dari Gubernur.

Menurut Gubernur, peran swasta sangat diperlukan untuk menggalakkan pengujian dan penelusuran dalam upaya mempercepat penanganan Covid-19 di daerah ini. “Dengan menggandeng pihak swasta, kita akan terus menambah kapasitas pengujian dan penelusuran, bagi masyarakat yang ingin memeriksa dan tes Covid-19, silakan ke sini, mudah-mudahan ke antisipasi penularan Covid-19 di Sumut bisa lebih cepat kita lakukan,” ujar Edy Rahmayadi.

Menurut Edy Rahmayadi, bila hasil tes antigennya menunjukan hasil positif maka akan dilakukan pemeriksaan dengan metode Tes Swab, karena di tempat tersebut sudah tersedia fasilitas mobil laboratorium bergerak. “Apabila hasil tes swab juga positif kemudian akan diarahkan oleh dokter, dokter baru yang menentukan apakah itu nanti dilakukan isolasi mandiri atau dibawa ke rumah sakit,” terangnya.

Diketahui, layanan drive thru (layanan dalam kenderaan) ini merupakan hasil kerja sama PT Sumatera Siberia Kompaniya (SSK) dan Klinik Sl Ikhlas, Lab Pertama, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumut, Dinas Kesehatan Sumut dan Pemko Medan.

Untuk Rapid Test Antigen, harganya Rp150.000 / orang dan hanya memerlukan waktu 10 menit untuk mendapatkan hasil, sedangkan Tes Swab PCR harganya Rp900.000 / orang, untuk mendapatkan hasil hanya membutuhkan waktu kurang lebih sekitar tiga jam.

Terkait ditemukannya jenis COVID-19 di Sumut, kata Edy, telah membentuk tim yang diidentifikasi dan varian baru virus covid tersebut. “Kita sudah bentuk tim, dimana tim itu diketuai oleh dr Inke, sedang mempelajari langkah apa yang akan kita ambil untuk antisipasi virus tersebut,” tambahnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Aris Yudhariansyah mengatakan, peran Pemprov adalah melakukan koordinasi guna memperbanyak pengujian. “Kita ingin menurunkan tingkat positif dengan memperbanyak pengujian, dimana target kita 2.100 orang dalam sehari, hingga saat ini kita sudah mampu 1.300 sampel dalam sehari, belum termasuk dari tempat ini,” ujarnya.

Aris juga mengatakan, sampai saat ini mengambil vaksin di Sumut masih aman, dan sesuai dengan kouta yang didistribusikan Kementerian Kesehatan. ”Sesuai dengan arahan Pak Gubernur, kita harus mencapai kekebalan kelompok sesegera mungkin,” tambahnya.

Pada saat melakukan peninjauan tersebut, Gubernur Sumut turut didampingi oleh Sekretaris Satgas Covid-19 Sumut Arsyad Lubis, Ketua Tim Penanganan Penyakit Infeksi Emerging Satgas Covid-19 Provinsi Sumut Restuti Hidayani Saragih dan Tim Dokter Satgas Covid Sumut Muhammad Fauzi Nasution.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru