Senin, 06 Juli 2026

Pemkab Sergai Anggarkan Dana Rp 8,5 Miliar Untuk Pembebasan Lahan Masyarakat

Administrator - Rabu, 10 Maret 2021 02:17 WIB
Pemkab Sergai Anggarkan Dana Rp 8,5 Miliar Untuk Pembebasan Lahan Masyarakat

SERDANG BEDAGAI | SUMUT 24

Baca Juga:

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menganggarkan dana sekitar Rp 8,5 Miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 untuk membebaskan lahan masyarakat yang terkena dampak pelebaran jalan Nasional.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sergai Johan Sinaga mengatakan anggaran Rp8,5 miliar ini akan digunakan untuk biaya konsultan, biaya honorarium serta biaya ganti rugi lahan masyarakat.

“Anggaran Rp8,5 Miliar akan dipergunakan untuk pembebasan lahan masyarakat mulai dari tanah, bangunan dan tanaman serta biaya konsultan dan honorarium tim pelaksana. Semua anggaran itu sudah dianggarkan pada APBD 2021,”jelasnya, Senin (8/3/2021).

Johan juga mengatakan, dana sebesar Rp 8,5 Miliar itu akan digunakan untuk pembebasan lahan bagi 609 persil masyarakat yang terkena dampak sepanjang 6,3 kilometer atau sekitar 6.300 meter dengan luas sekitar 2 hektar.

“Pembebasan lahan dilakukan mulai dari simpang tol Teluk Mengkudu hingga Pos Lantas Sei Rampah. Ditargetkan tahapan yang dilakukan mulai dari sosialisasi, survey hingga penyelesaian pembayaran ganti rugi ke masyarakat selesai pada Agustus 2021,”tambahnya.

Usai pembebasan lahan selesai dilakukan, Johan berharap pada 2022 pemerintah pusat melalui kementrian Pekerjaan Umum menganggarkan pembangunan sehingga pada 2023 pembangunan selesai dilakukan.

“Kita sedang persiapkan semua berkas yang dibutuhkan mulai dari dokumen perencanaan, peta bidang dari BPN hingga dokumen pembebasan lahan dan ganti rugi. Kita harapkan semua pihak mendukung itu,”tandasnya.

Sebelumnya Wakil Bupati Sergai H. Adlin Umar Yusri Tambunan usai sosialisasi pelebaran jalan Nasional Sei Rampah di Kantor Kepala Desa Firdaus, senin (7/3/2021) mengharapkan proses pembebasan lahan ini bisa berjalan lancar dengan dukungan penuh masyarakat.

Dalam sambutannya, Adlin mangatakan tujuan utama pelebaran ini dalam rangka peningkatan mobilisasi, transportasi khususnya di jalan nasional/negara yang berada di Ibukota Kabupaten Sergai.

“Ini menjadi bagian dari langkah strategis yang kami tuangkan dalam salah satu dari vis misi yaitu meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana infrastruktur dengan pemanfaatan sumber daya yang ada di daerah, Provinsi, dan mampu mewujudkan tersedianya transportasi yangs erasu dengan tingkat kebutuhan transportasi tertib, selamat, nyaman, aman, cepat, tepat, teratur, lancar, dan berkelanjutan,” ucapnya.

Adlin melanjutkan, pembangunan ini akan menampilkan wajah baru Sei Rampah sebagai ibukota Kabupaten Sergai dan diharapkan dapat membangkitkan gairah ekonomi dan sektor lainnya.

“Jalan memiliki peranan urat nadi perekonomian daerah. Penataan jalan harus dilakukan secara terpadu. Kami harap Sei Rampah memiliki wajah baru dan berdampak baik di bidang ekonomi, sosial budaya dan lainnya. Kami harap kiranya dapat masyarakat membantu pemerintah mensukseskan pembangunan di Sergai ini,” tutupnya.(Bdi)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru