GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Batu Bara I SUMUT24
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Dewan Kebudayaan diharapkan mampu berperan lebih sebagai pemelihara dan pengembang kebudayaan dengan mempersiapkan sistem kuratorial
kebudayaan. “yaitu tentang strategi kebudayaan sebagai usaha survival and winning, artinya, dalam memelihara keberlanjutan budaya
Batu Bara itu perlu usaha-usaha terencana-terpadu untuk penguatan ketahanan dan memenangkan prioritas pemajuan kebudayaan,â€.
Hal tersebut dikatakan Bupati Batu Bara, Ir. H. Zahir, M. AP., pada pengarahannya usai melantik 43 pengurus Dewan Kebudayaan Kabupaten
Batu Bara Periode 2020 – 2024 bertempat di Aula Rumah Dinas Bapati Tanjung Gading Sei Suka Kabupaten Batu Bara, Rabu 24/02/21.
Masih menurut Zahir, kebudayaan harus dipahami wujudnya sebagai komplek nilai-nilai dan gagasan yang isinya meliputi seluruh hakikat
kehidupan dan jangan ada penyempitan makna kebudayaan hanya dalam arti seni saja dan hanya diterima sebagai sekadar pewarisan. “sebab
jika demikian, akan hilanglah watak dinamis yang menjadi substansi kebudayaan itu sendiri. dalam konteks itu, Zahir banyak berharap
adanya sinergi dari semua unsur kepengurusan dan lakukan koordinasi dengan dinas terkait, terang Politisi PDI Perjuangan ini.
Zahir juga meminta agar pengurus yang baru terbentu membuat rencana kerja dan pilih yang prioritas mengingat keterbatasan anggaran yang
kita miliki. Lakukan kajian dengan ahlinya. Kabupaten kit ini memiliki letak yang strategis sehingga saat ini dalam menuju
pembangunan kawasan industry dan sudah berdiri megah Pelabuhan internasional di Kawasan kuala tanjong maka kita perlu untuk
memperkuat kebudayaan kita di Batu Bara ini. Budaya merupakan kekayaan hak intelektual yang perlu kita jaga dan kita daftarkan ke
Kemenkumham guna mendapat pengakuan, ungkap Zahir.Sementara Kadisdik Batu Bara, Ilyas Sitorus dalam laporannya
mengatakan bahwa Pembangunan dibidang kebudayaan harus dapat membawa manfaat bagi para pelaku budaya serta masyarakat pada
umumnya. Tidak hanya sebagai sebuah karya yang harus diapresiasi, tetapi mampu memberikan efek ganda atau multiplier effect. Ilyas
menyampaikan Pemberdayaan kebudayaan tidak hanya harus dijaga agar tetap lestari dan menjadi simbol kepribadian, tetapi juga ditekankan
pada unsur hiburan, ekonomi, pendidikan, dan pariwisata. Oleh karenanya Pelantikan Dewan Kebudayaan ini di dasarkan Undang-Undang
Nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pedoman
Penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah serta Surat Keputusan Bupati Batu Bara Nomor 483/Disdik/2020 tanggal 28 Desember 2020
tentang Dewan Kebudayaan Kabupaten Batu Bara Periode 2020 – 2024, terang Ilyas.
Masih menurut Ilyas Dewan Kebudayaan Kabupaten Batu Bara ini bertujuan untuk pelestarian dan pengembangan serta pemanfaatan
kebudayaan daerah guna meningkatkan kualitas dan kreatifitas melalui peran serta masyarakat dalam bentuk lembaga yang terorganisir,
mendukung sekaligus memberi masukan serta pandangan kepada pemerintah daerah dalam usaha perumusan arah prioritas dan kerangka
kebijakan pada bidang pembinaan, pelestarian, pengembangan serta pemanfaatan potensi budaya serta menangkap aspirasi masyarakat dan
para pemangku kepentingan kebudayaan di serta dapat menjadi kataliasator dalam upaya pembinaan dan pengembangan seni dan budaya
daerah Kabupaten Batu Bara, papar Ncekli safaan akrab Kadisdik Batu Bara ini.
Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Batu Bara terpilih Muhammad Yusuf Morna a tau Buyung Morna menyampaikan rasa terima kasihnya kepada
Pemerintah Daerah Batu Bara yang telah memberikan ruang dan kesempatan kepada masyarakat melalui wadah organisasi ini untuk
dapat berbuat yang terbaik dalam mewujudkan pemajuan budaya melayu Batu Bara melalui pembinaan Bapak Bupati Zahir. Buyung Morna juga
mengajak masyarakat Batu Bara untuk membesarkan budaya melayu di negeri Batu Bara tanah batuah ini.(red)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota