Kamis, 22 Oktober 2026

Penangkaran Burung Walet Marak Di Kecamatan Batang Serangan

Administrator - Rabu, 17 Februari 2021 13:39 WIB
Penangkaran Burung Walet Marak Di Kecamatan Batang Serangan

LANGKAT | SUMUT24

Baca Juga:

Pada saat redupnya persyaratan penangkaran burung walet sehingga menjadi kesempatan bagi warga  keturunan Tionghowa Kecamatan Batang Serangan membuat penangkaran burung walet sesuka hatinya sebagaimana yang dilakukan oleh Awi menurut pengamatan di Batang Serangan Awi termasuk yang paling banyak membuat ruko penangkaran burung walet disana – sini demikian juga dengan Kiayam yang mendirikan ruko di Lingkungan Pahlawan dan juga Tanah Timbul hingga kini tetap bebas beroperasi sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat Batang Serangan

Karena tidak mungkin burung walet tersebut akan menimbulkan dampak negatif terhadap warga selain daripada menularkan penyakit juga masyarakat disana sangat terganggu terutama sekali melakukan ibadah suara penangkaran burung walet tersebut sangat menggangu orang yang sedang beribadah, namun kata beberapa tokoh disana yang enggan  menyebutkan jati dirinya bahwa kami tidak bisa berbuat apa – apa dan kami tidak tahu harus mengadu kepada siapa kendatipun di daerah kecamatan Batang Serangan ini ada tiga orang wakil rakyat yaitu bapak Kornel, bapak Sidiq dan bapak Salam seharusnya merekalah yang paling berhak memperhatikan kemajuan dan penderitaan masyarakat Batang Serangan ini karena bahasa mereka yang sangat menentukan di Pemkab Langkat. “ ujar beberapa tokoh tadi.

Camat Batang Serangan Arie yang ditemui di kantorrnya mengatakan dengan jelas bahwa selaku camat beliau telah berulang kali menegur dan bahkan mengundang mereka ke kantor camat agar mempersiapkan surat – surat yang diperlukan terhadap penangkaran burung walet tersebut,  namun hingga kini belum ada realisasinya, beberapa waktu yang lalu pihaknya telah melayangkan surat kepada pemilik penangkar burung walet yang tidak bisa memenuhi persyaratan agar membongkat atau memindahkan penangkaran burung walet tersebut ke tempat yang sunyi atau perladangan tidak seperti sekarang ini kota Batang Serangan di ributkan oleh masyarakat yang datang mengadukan hal tersebut kepada saya sekaligus masyarakat yang tidak tahan mendengarkan suara burung walet tersebut sebagaimana yang disampaikan warga beberapa tahun lalu orang yang makan nangka kami yang dapat getahnya.” kata camat Batang Serangan.(wit)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Di Tanjungbalai, Wali Kota Siapkan Pendampingan Hukum
Peringati Hari Santri 2026, H. Ikrom Helmi Nasution Dorong Santri Jadi Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia
PB Pendawa Indonesia Gelar Ruwatan Bumi di Medan, 2.000  Warga Ditargetkan Hadir
Barak Narkoba di Jalan Brigjen Katamso, Gang Nasional Dibakar
Perkuat Sinergi dengan Ormas, Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Silaturahmi DPW Pendawa Sumut 2025–2030
Operasi Sarang Narkoba Polres Padangsidimpuan! Kabur dengan Jebol Dinding Seng, Pria di Padangsidimpuan Akhirnya Ditangkap Polisi
komentar
beritaTerbaru