Minggu, 05 Juli 2026

Jaringan Listrik PLN Ranting Pancur Batu Sering Diganggu Orang

Administrator - Selasa, 16 Februari 2021 11:10 WIB
Jaringan Listrik PLN Ranting Pancur Batu Sering Diganggu Orang

 

Baca Juga:

MEDAN | SUMUT24

Jaringan listrik PLN ranting Pancur Batu sering diganggu orang tak dikenal dengan melempar tali dan sangkut di jaringan akibatnya listrik padam. Orang tidak dikenal itu mengganggu dan bisa disebut sabotase, dengan cara seutas tali yang diikat ke dua ujungnya, lalu dilempar ke jaringan PLN, sehingga membuat jaringan kabel PLN berlaga, kontak ,timbul percikan api dan listrik padam .

Bagian Distribusi PLN Pancur Batu Reza mengatakan, Selasa (16/2) kami menghimbau kepada perangkat desa wilayah kerja Pancur Batu, semoga ikut mengamati dan mengawasi asset PLN . Telah ditemukan tali diikatkan dengan batu dan dilempar ke jaringan listrik PLN yang berpotensi menyebabkan padam.

Dalam gambar tersebut terlihat jaringan PLN itu terganggu . Itu akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab . Mohon kepada tokoh masyarakat untuk saling menjaga demi kebersamaan dan kenyamanan kita , semoga masalah ini tidak terulang di tempat lain .Daerah yang terganggu itu di River Valeey. Bila melihat ada melempar sesuatu ke jaringan PLN, mohon dilapor ke PLN terdekat.

Bila ada gangguan serupa, PLN melakukan pekerjaan emergency perbaikan . Diharap pelanggan bersabar dan mohon maaf. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru