GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
MEDAN | SUMUT 24
Kisruh atau masalah dualisme Rektor di kampus ITM Jalan Gedung Arca Medan yang terjadi sejak Juli 2020 dan juga ditandai dengan beberapa kali aksi demo mahasiswa, hingga saat ini belum juga tuntas. Akibatnya , perkuliahan mahasiswa terganggu , dan kemudian orang tua dan mahasiswa ITM bertanya-tanya bagaimana nasib mereka. Yang sudah selesai perkuliahannya , jadi tertunda wisudanya?
Humas ITM Vahmi , yang coba dikonfirmasi baik lewat HP dan WhatsApp selalu tidak mendapat respon atau balasan. Kampus yang di Jalan Gedung Arca selalu sepi, tidak ada yang berkompeten untuk bisa dikonfirmasi.
ITM ini perguruan tinggi teknik yang pertama berdiri di luar Pulau Jawa, di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Sosial Dwiwarna Medan. Perkembangannya biasa saja, namun sekitar Juni dan Juli 2020, terjadi kisruh ditandai dualisme rektor, diikuti aksi demo mahasiswa dan wartawan sulit melakukan konfirmasi.
Secara terpisah, Kepala Kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah I Sumut Prof Dr Ibnu Hajar MSI yang dikonfirmasi lewat WhatsApp terkait kisruh di ITM tersebut, Selasa (9/2) mengatakan, pihak LL Dikti Sumut sedang menunggu proses islah yang sedang dilaksnakan nya sebagai Pembina . “Saya Cuma bias mendorong supaya secepatnya dilakukan “,kata Ibnu Hajar.
Dikatakan Ibnu Hajar, saya menunggu hasil pertemuan mereka, saya sudah dorong dan ingatkan untuk segera . Sebab batas waktu pembinaan dari Dikti sudah hampir habis , akhir Februari 2021. Bila tak selesai maka PTS nya akan ditutup,katanya .
Kalau PTS ditutup, jadi mahasiswa gimana Prof ? Dijawab Prof Ibnu Hajar, “mahasiswa mesti diamankan, dialihkan ke PTS lainâ€. (C04)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota