GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
P Sidimpuan I Sumut24.co
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Dinas Perdagangan Kota Padangsidimpuan melakukan monitoring untuk memastikan bantuan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dekranas dan Kementerian Perdagangan untuk pelaku usaha IKM / UMKM di Kota Padangsidimpuan benar benar tepat sasaran dan sesuai dengan harapan.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padangsidimpuan  Ir. Ridoan Pasaribu, M.Si, Sabtu 6 Februari 2021 mengatakan bantuan Pemprovsu untuk IKM dan UMKM di Kota Padangsidimpuan telah disalurkan berupa gerobak stainless beserta peralatan dan bahan makanan sebanyak 13 unit dengan rincian 4 unit untuk IKM binaan dekranasda dan 9 unit untuk UKM binaan PKK Kota padangsidimpuan.
Bantuan juga datang dari kementerian perdagangan berupa rombong motor dan peralatannya sebanyak 10 unit untuk pedagang bakso dan teratak sebanyak 5 unit kepada pedagang kaki lima.
” Khusus teratak kita tempatkan bagi pedagang kaki lima di pasar inpres Sadabuan (Dalihan Natolu), dimana selama ini mereka sangat resah, apalagi datang hujan, dagangan basah dan pembeli pun tidak ada yang datang. Tentu itu sangat berpengaruh terhadap pendapatan mereka. Namun dengan adanya tenda ini, keresahan mereka sudah teratasi.”ujar Ridoan.
Neni Prihatin dan Rosma Indah pedagang pasar Dalihan Natolu mengucapkan terimakasih kepada Walikota Padangsidimpuan dan Kementerian Perdagangan atas bantuan teratak / tenda yang sudah mereka rasakan manfaatnya.
” Tempat kita jualan lebih bersih, lebih rapi, terhindar dari panas dan hujan dan pembeli tidak enggan untuk datang sehingga pendapatan juga mengalami peningkatan.”ujar mereka.
Menjawab wartawan, baik Neni maupun Rosma menegaskan bahwa mereka menerima manfaat bantuan teratak itu dengan gratis.
Ditemui terpisah pelaku usaha jajanan Lukap Lakip Iskandar Muda menyampaikan terima kasih kepada Dekranas Provinsi Sumut yang telah antusias kepada IKM – UMKM dan memberikan bantuan berupa gerobak peralatan dan bahan makanan.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota Padangsidimpuan yang memberikan support sebesar besar kepada IKM – UMKM.
” Semoga Kota Padangsidimpuan semakin Bersinar dan juga kepada Dinas Perdagangan yang telah mendukung kita untuk lebih maju lagi.”ujarnya.
Hal senada diungkapkan Gimo pedagang bakso tusuk yang penerima bantuan rombong motor dari kementerian perdagangan merasa sangat terbantu dengan bantuan tersebut.(red)
” Rombong yang dulu sudah jelek. Diganti yang baru, dagangan kita jadi lebih rapi dan terjaga kebersihannya. Bantuannya, ada juga peralatan dan bahan, jadi kita sangat terbantu dan penjualannya juga adalah peningkatan.”ungkapnya.
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota