GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
MEDAN I SUMUT24.co Seorang aktivis anti korupsi bernama Fakhrurozi kabur dari rumah sakit setelah ia dicari dan diteror oleh kelompok orang yang diduga tidak senang atas aksinya menyoroti dana desa di Kabupaten Serdang Bedagai. Ia mengaku terancam karena selama menjalani perawatan di rumah sakit, beberapa orang terus mengusiknya. “Aku sedang menuju Polda Sumut, meminta perlindungan dan pengamanan atas kenyamanan dan keselamatanku. Aku lari dari rumah sakit tadi malam karena di rumah sakit pun dicari oleh kelompok mereka, tolonglah datang ke Poldasu dampingi aku, katanya Fakhurrozi di ujung telepon.
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Fakhrurrozi sendiri menjalani perawatan di rumah sakit setelah dikeroyok oleh sekelompok orang yang diduga tidak senang dengan aksinya yang terus menyoroti dugaan korupsi dana desa. Ia mengalami penganiayaan pada Kamis, 4 Februari 2021 dini hari. Kejadian itu sendiri sudah diadukannya ke Polres Serdangbedagai dengan bukti laporan nomor STTLP/21/2/2021/SU/Res.
Terpisah, Arief Tampubolon berharap kasus ini menjadi perhatian pihak kepolisian untuk memberikan perlindungan terhadap warga. Sosok yang juga tercatat sebagai kader Partai Demokrat ini yakin pihak kepolisian dibawah kepemimpinan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin akan menindaklanjuti kasus ini dan segera menangkap pelaku.
“Kita yakin Kapolda Irjen Matuani sudah mendapatkan informasi nama-nama para pelakunya, semoga atensi kapolda segera ditandaklanjuti oleh Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang,” ujar Arief.(red/rm)
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota