Minggu, 05 Juli 2026

Populasi Gajah Sumatra Jinak di Langkat Bertambah

Administrator - Sabtu, 06 Februari 2021 04:03 WIB
Populasi Gajah Sumatra Jinak di Langkat Bertambah
Langkat l SUMUT24 Lahirnya bayi gajah dari seekor induk gajah bernama Sari, maka bertambahlah jumlah populasi gajah jinak yang berada di pusat pelatihan satwa khusus Resort Tangkahan SPTN Wilayah VI Besitang, BPTN Wilayah lll Stabat Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL). Gajah tersebut berada tepat di Desa Namo Sialang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumut. Informasi dirangkum awak media, Jum’at (5/1/2021), menyebutkan, sebelumnya jumlah gajah jinak tersebut berjumlah 8 ekor, namun dengan lahirnya seekor bayi gajah tersebut, maka bertambahlah jumlah pupulasi gajah tersebut menjadi 9 ekor. Diketahui sebelumnya, bayi gajah dilahirkan induknya bernama Sari, pada Senin (1/2/2021) sekitar pukul 4 pagi, di lokasi penangkaran gajah di Desa Namo Sialang, Kecamatan Batang Serangan, Langkat. Bayi gajah yang lahir memiliki berat badan 60 kg, lingkar dada 104 cm, dan tinggi bahu 80 cm. Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Sumut, Sudiro kepada wartawan, kemarin mengatakan, jumlah gajah jinak saat menjadi 9 ekor, setelah lahirnya bayi gajah pada Senin (1/2/2021) kemarin. Sudiro menjelaskan, dari 9 ekor gajah jinak itu bernama Yuni (indukan) dengan seekor anaknya bernama Albertina. Oliv memiliki anak gajah bernama Eropa, Agustin memiliki anak bernama Cris, dan Sari (indukan) memiliki anak bayi gajah yang baru lahir kemarin, dan belum dikasi nama. Sedang gajah pejantan bernama Teo. Saat ini untuk menjaga dan mengelola gajah jinak tersebut ditangani tim pusat latihan satwa khusus Tangkahan, diantaranya ada 1 kepala resor, 5 Mahout (pawang gajah), 8 asisten mahout, dan 1 Pegawai Petugas Non Pemerintah Negeri (PPNPN). Untuk pakan kebutuhan gajah diberikan rumput gajah, pelepah sawit, dan tambahan suplemen, sebut Sudiro. ( AYR )

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru