TAPSEL | SUMUT 24
Jalan lintas Sumatera jalur barat tepatnya di Desa Silaiya Kecamatan Sayurmatinggi Kabupaten Tapanuli Selatan yang menghubungkan Kota Padang Sidimpuan-Payabungan seketika terhenti, Kamis (23/6) siang. Pasalnya, 5 tiang listrik di kawasan tersebut membentang badan jalan.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, peristiwa nahas tersebut berawal dari patahnya batang pohon jenis rambung yang berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim tepat di depan kantor Kepala Desa Silaiya. Kala itu, patahan batang pohon tersebut menimpah kabel listrik yang membentang di tepi jalan. Akibat tak kuat menahan berat batang pohon tersebut, tiang listik dikawasan tersebut patah.
“Ada tadi kayu rambung yang tumbang nimpahi kabel listrik. Makanya patah tiang listrik ini,” ucap warga sekitar, Abdul Rahman Siregar kepada wartawan.
Lebih lanjut, pria kelahiran tahun 1964 ini mengatakan, disaat peristiwa tersebut terjadi melintaslah satu unit mini bus jenis Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi BA 8156 QB dari arah Kota Padangsidimpuan menuju Panyabungan. Sial, saat itulah mobil ditributor makanan yang ditumpangi 3 orang tertimpah tiang listrik.
“Pas pulak lewat mobil ini. Makanya tertimpah. Ada 3 orang tadi di dalamnya,” ucapnya.
Atas insiden tersebut, Abdul mengatakan, salah seorang diantaranya mengalami luka parah dibagian kepalanya. Oleh warga, ketiga awak mini bus tersebut di larikan ke Rumah Sakit Umum Panyabungan guna mendapat perawatan intensif.
“Sudah dibawa tadi ke rumah sakit. Aku ikut ngangkatnya,” pungkasnya.
Amatan wartawan, akibat insiden tersebut arus lalu lintas di kawasan tersebut mengalami kemacetan sepanjang 10 kilometer. Sementara itu, tampak petugas PLN beserta aparatur negara turut mengevakuasi patahan pohon dan tiang listrik. (dra)
Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News