Tebingtinggi|Sumut24
Baca Juga:
Pemerintah Kota Tebingtinggi saat ini sedang fokus berupaya untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 khususnya menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Berbagai upaya akan dilakukan untuk mengantisipasi hal tersebut
Demikian disampaikan Wali Kota Tebingtinggi melalui Kaids Kominfo,Dedi P Siagian (foto)
dalam keterangan pers nya kepada wartawan,Jumat (18/12) di kantor dinas Kominfo Jalan Imam Bonjol Tebingtinggi
Dikatakannya,bahwa berdasarkan Surat Edaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Satuan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Nomor : 700/STPCOVID-19/XII/2020 tentang, Antisipasi Peningkatan Kasus COVID-19 dan Keamanan Masyarakat Selama Libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemko Tebingtinggi menggelar Rapat Koordinasi, Kamis (17/12/2020) di Ruang Rapat Lantai 4 Balai Kota. Rapat membahas persiapan mengantisipasi libur panjang akhir tahun dan tahun baru 2021.
Di Tebingtinggi sendiri,kata Kadis Kominfo, perkembangan covid-19 terdapat kasus konfirmasi positif sebanyak 8 orang melalui PCR tes, meninggal 12 orang, serta pasien positif yang telah sembuh 169 orang.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tebingtinggi juga telah mengadakan rapat koordinasi yang dipimpin langsung Ketua Gustu Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan bersama Forkompimda dan OPD terkait.
Dalam rapat tersebut,lanjutnya,diputuskan akan ada operasi siaga covid bersama bernama ‘COVID Nataru 2020’ mulai tanggal 21 mendatang hingga 4 Januari 2021.
” Walikota Tebingtinggi menghimbau warga masyarakat agar menjaga suasana kondusif, dan bagi umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan hikmat dengan menjalankan Protokol Kesehatan. Tidak melaksanakan acara perayaan Tahun Baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa,” kata Dedi
Sebagaimana himbauan wali kota kepada masyarakat Tebingtingi,kata Kadis Kominfo, agar dapat membatasi perjalanan liburan keluar kota dan sebisa mungkin kumpul bersama keluarga ditempat tinggal masing-masing.
Selain itu, warga juga tidak melakukan belanja memborong bahan makanan (panic buying) menjelang libur Natal dan Tahun Baru. “Berhemat dan manfaatkanlah bahan-bahan makanan sesuai dengan kebutuhan”‘himbaunya (TAV)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News