Soekirman Ajak Masyarakat Sergai Membumikan Semangat Baca Al-Qur’an

0
1084

SERGAI | SUMUT24

Ribuan massa dari berbagai daerah se-Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) memadati lapangan Replika Istana Sultan Serdang, Kelurahan Melati Kebun, Kecamatan Pegajahan untuk menghadiri acara pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XII dan Festival Seni Nasyid (FSN) ke-XIII, Senin (21/3).

Acara yang diawali dengan Pawai Ta’aruf dibuka secara resmi oleh Bupati Sergai Soekirman didampingi Wakil Bupati (Wabup) Darma Wijaya. Hadir juga Ketua DPRD Sergai Syahlan Siregar, Kapolres AKBP Hernowo Yulianto, Dandim 0204/DS Kol. Inf. Henryan Indrawira, Ketua PA Tebing Tinggi Hudri, Sekdakab Sergai Haris Fadillah, Ketua MUI H. Luckman Yahya, Kakan Kemenag David Saragih.

Selain itu hadir juga Anggota DPRD, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, Camat, Muspika, FKUB, Dewan Hakim, para Khafilah, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas serta undangan dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, Bupati Soekirman mengemukakan kegiatan MTQ kabupaten dengan mengusung thema “Dengan semangat MTQ ke-XII dan FSN ke-XIII Tahun 2016 kita tingkatkan pengamalan kandungan Al-Qur’an untuk membentuk generasi Qur’ani yang unggul, inovatif, bertanggung jawab dan berkelanjutan menuju Kabupaten Sergai yang religius”. Tentunya thema ini sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wabup Sergai Tahun 2016-2020.
Sehingga diharapkan melalui MTQ dan FSN diperoleh peserta terbaik (unggul) dari setiap cabang dan golongan yang dapat mewakili Kabupaten Sergai pada kejuaraan MTQ tingkat provinsi.

“Untuk mendapatkan peserta terbaik dalam ajang ini, panitia pelaksana harus menyelenggarakan kegiatan secara baik dengan selalu melakukan komunikasi dan koordinasi kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini dengan melakukan evaluasi dan terus berupaya menerima saran serta masukan sehingga pada tahun berikutnya penyelenggaraannya selalu tampil lebih baik dan penuh dengan inovasi,” papar Bupati Sergai.

Sedangkan untuk menjadikan Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat yang religius, pengamalan kandungan Al-Qur’an tidak boleh berhenti pada jadwal perlombaan MTQ saja namun semarak dan semangat pelaksanaannya yang diprakarsai oleh pelaksanaan MTQ dan FSN harus dapat dirasakan oleh masyarakat secara berkelanjutan.

“Untuk memelihara semangat pengamalan Al-Qur’an, diharapkan seluruh elemen masyarakat Sergai untuk bersama-sama kembali membumikan semangat belajar dan membaca Al-Qur’an. Jadikan rumah, surau dan masjid maupun Mushalla disetiap Desa menjadi sarana tempat belajar dan membaca Al-Qur’an,” ajak Soekirman.

Sebelumnya Kakan Kemenag David Saragih selaku Ketua Panitia Penyelenggara melaporkan, maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan seni membaca Al-Qur’an sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan isi maupun kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu juga mengembangkan seni budaya yang Islami untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita pada Allah SWT.

“Sedangkan cabang yang diperlombakan yaitu cabang Tilawatil Qur’an, cabang Hifzil Qur’an, cabang Tafsir Qur’an, cabang Fahmil Qur’an, cabang Syahrir Qur’an, cabang Khattil Qur’an, cabang menulis Al-Qur’an (M2IQ),”kata David Saragih.(bdi)