Soal Kasus Tabrakan Maut, Pengemudi Bus Intra Sudah Menyerahkan Diri

115

MEDAN | SUMUT24.co

Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sumut Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda mengatakan, pihaknya bersama tim Korlantas Polri masih mendalami kronologis kecelakaan antara Avanza dan bus Intra yang menyebabkan merenggut 9 nyawa, Minggu (21/2/2021) kemarin.

“Bersama tim Korlantas Polri kita masih mendalami kronologisnya. Dugaan sementara sesuai fakta di TKP, titik tabrakan ada di lajur ke arah Siantar atau lajur nya bus Intra,” ujar Valentino, Selasa (23/02/2021).

Velentino mengatakan, pengemudi bus Intra sudah menyerahkan diri kemarin sore ke Polsek Dolok Pangaribuan, Polres Simalungun dan sudah diserahkan ke penyidik Laka Res Tebing Tinggi.

“Inisial pengemudi Bus Intra AJS, warga Dolok Pangaribuan,” sebut Valentino.

Diketahui, kecelakaan maut terjadi di Jalan Umum Tebing Tinggi – Pematang Siantar Kecamatan Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) antara mobil bus Intra BK 7091 TL kontra mobil Avanza BK 1697 QV.

Dimana mobil Avanza BK 1697 QV merupakan rombongan remaja masjid Al Iman yang berada di Dusun IX Desa Lautdendang, Kecamatan Percutseituan Kabupaten Deliserdang. Sembilan orang yang ada di dalamnya meninggal dunia.

Sembilan jenazah korban tewas kecelakaan maut antara Avanza dan bus Intra dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kamboja di Jalan Jatian, Dusun I Kamboja, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Senin (22/02/2021) sore menjelang malam.

Proses pemakaman sendiri dilakukan dua tahap. Usai melaksanakan salat fardhu kifayah, jenazah Nadila Anggreyani Nasution (17), Fiqih Anugrah (18), Rafika Anggreyani Nasution (17) dan Ahmad Ridho Zaki Nasution (16) dibawa ke TPU Kamboja.

Selepas solat Ashar, lima jenazah lainnya Fahrul Hanafi (22), Nur Anissa (22), Isma Al Jannah (24), Arzita (19), (18) dan Juwita Asri Sormin (18) menyusul rekan-rekan nya untuk dimakamkan dilokasi yang sama.(W05)