Sepasang Mayat Pasutri Tewas Mengenaskan,Diduga Akibat Korban Begal

3154

Binjai l SUMUT24

Ditemukan dua sosok mayat pasutri diduga dibunuh korban begal, kedua mayat di buang diperkebunan Tebu Desa Tunggurono, tepatnya perkebunan tebu PTPN II Kelurahan Tunggurono Kec Binjai Timur. Senin (22/2) pukul 09.00 Wib

Identitas kedua korban di ketahui bernama Sugianto (56) Petani ini Warga Desa Sei Mencirim, Dusun 7 Kampung Banten, Kecamatan Kutalimbaru sementara istrinya bernama Astuti (59).

Penemuan kedua sosok mayat tersebut di ketahui oleh saksi Alika (19), warga Dusun VII Kampung Banten Desa Sei Mencirim Kecamatan Kutalimbaru sebagai anak Korban Yamin (48), warga Pasar V Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang selaku adik Ipar Korban dan Putra (32), warga dusun VII selaku menantu korban dan Syamsudin (54) Supir, warga dusun IV Desa Namorube Julu Kecamatan. Kutalimbaru.

Menurut informasi yang di himpun Sumut24.co, tentang kronologis penemuan mayat tersebut saksi pertama yang merupakan anak korban menjelasakan bahwa sekira pukul 04.07 wib korban beserta istri pergi berbelanja ke Pasar Tavip Kota Binjai,

Dan sekira pukul 06.00 wib, korban tidak juga sampai di rumah kemudian anak kandung korban Alika bertanya-tanya kenapa kedua orang tuanya hingga saat ini belum sampai dirumah.

Kemudian anak korban memberitahukan kepada pamannya Yamin yang merupakan saksi ke dua atas belum pulangnya orang tuanya dari Pasar Tavip.Binjai.

Selanjutnya Alika beserta abang ipar Putra saksi ke tiga berangkat untuk mencari dan menyisir sepanjang jalan dari rumah hingga ke Pasar Tavip Binjai.

Kemudian Alika bertanya kepada salah satu pedagang yang ada di Pasar Tavip Binjai, untuk memastikan apakah kedua orang tunya ada datang untuk berbelanja.

Salah satu pedagang memastikan bahwa kedua orang tua korban ada datang berbelanja dan sempat membeli jengkol sekira pukul 05.30 wib kedua orang tuanya telah kembali ke rumah.

Selanjutnya sementara anak kandung korban memberi tahu kepada paman korban Yamin dan saksi Sayamsudin bahwa kedua orang tua korban tidak dapat ditemukan.

Saksi kedua dan saksi ke empat yang merupakan paman korban menyisir sepanjang Jalan Gajah Mada dan setibanya di perempatan jalan Kebun Dusun XII paman korban melihat ada dua orang yang tergeletak di dalam parit kemudian paman korban langsung memberitahukan kepada pihak Polsek Binjai Timur.

Nah..sekitar pukul 09.30 wib Kapolsek Binjai timur Beserta anggota tiba di TKP, untuk mengamankan TKP.

, Pukul 10.00 wib kemudian tim selanjutnya dari Polres Binjai tiba di TKP kemudian garis Polisi meletus dan olah TKP.

Pukul 10.45 wib, Kapolres Binjai tiba di TKP didampingi oleh Kasat Reskrim Binjai, berlangsung pukul 12.20 wib tim Forensik dari Polda Sumut tiba di TKP untuk melaksanakan olah TKP dan memantau sampai pukul 12.45 wib kedua korban dibawa kerumah sakit Bhayangkara Medan untuk melaksanakan otopsi.

Kesimpulan, setelah dilaksanakan olah TKP didapat bahwa korban merupakan pembegalan dengan motif mengambil sepeda jenis motor Honda Vario serta barang berharga milik korban yang diambil oleh pelaku.

Atas kejadian tersebut kedua korban meninggal dunia dengan perempuan mengalami luka bacok di leher serta memar Kepala sedangkan laki – laki mengalami pecah kepala akibat benda tumpul diduga pelaku pencurian dengan cara kekerasan (Curas) lebih dari 2 orang hingga kini pihak Polres Binjai masih melakukan lidik. (AYR)