Satu Hati Bersama Wartawan DPRD Medan Peringatan Nuzul Qur’an

Medan I Sumut24.co
Komunitas Satu Hati bersama Wartawan Unit DPRD Medan melaksanakan peringatan Nuzul Qur’an yang berlangsung di Komplek Asia Megamas, Jumat (22/04/22), malam.

Hadir dalam peringatan tersebut, Ketum Satu Hati, Sartijpto King, Ketua Panitia Gebyar Satu Hati, Said Ilham Assegaf, Ketua Satu Hati Medan, Acuan, Tokoh masyarakat Tionghoa Jono Ngatimin, Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Sumut Syafii Sitorus SH, Lurah Sukaramai II, Taufik Rambe, Perwakilan Forwaka Sumut, Zainul Arifin dan Wartawan Unit DPRD Medan.

Dalam sambutannya, Ketum Satu Hati Sartijpto King yang diwakilkan Wakil Ketua Umum Satu Hati, Susilo menyebutkan bahwa peringatan Nuzul Qur’an bertepatan dengan terbentuknya Komunitas Satu Hati pada 2018 atau tepatnya pada Bulan Suci Ramadhan.

Lebih lanjut, Susilo mengatakan makna memperingati Nuzul Qur’an dimana sebagai introspeksi sebagai bahan perenungan sudah sejauh mana kita membaca, menghafalkan dan mengamalkan isi kandungan Al Qur’an dalam aplikasi kehidupan sehari-hari.

Senada dengan Ketua Panitia Gebyar Ramadhan Safari Ramadhan, Said Ilham Assegaf SH, bahwa malam nuzulul qur’an menjadi momentum berharga bagi umat Islam yang terjadi di bulan Ramadan.

Dikatakannya, bahwa Nuzulul qur’an dimana malam diturunkannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril yang bertepatan pada tanggal 17 Ramadan tepatnya Jumat 22 April 2022/ 1443 Hijriah.

“Acara ini diharapkan bukan hanya sekedar menjadi seremonial saja tetapi seluruh nilai-nilai aqidah didalamnya dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ujarnya sembari pada bulan yang penuh Berkah ini untuk saling berbagi.

Sementara itu dalam ceramahnya, Ustad Fuad Akbar menyampaikan di bulan yang penuh anugerah ini semakin meningkatkan ketaqwaan. Artinya setelah selesai Ramadhan semakin taat dalam melaksanakan dan amalan lain seperti sedekah, tidak mudah Marah atau penyabar.

Dikatakannya, kita diharapkan lebih dekat lagi dengan Qur’an, karena puasa seharusnya selalu dirangkai dengan bacaan Al Qur’an. “Karena di bulan suci inilah turunnya Al-Qur’an, dan kita sebagai umat muslim di harapkan bisa lebih dekat lagi kepada Al Qur’an, sebagai firman tuhan, sebagai petunjuk dan sebagai pedoman hidup,” ujarnya.

Fuad menuturkan, bulan suci Ramadan sebagai pengingat kita untuk lebih dekat dengan kegiatan kegiatan keagamaan.”Jadi kami berharap untuk semua pejabat dan aparatur negara, walaupun puasa, tentu harus bisa terus berkinerja dengan baik, tidak harus jadi alasan kalau sedang puasa, justeru dengan berpuasa itu, harus banyak ibadah, dan niatkan bekerja itu sebagai ibadah,” pungkasnya.

Sebelum pelaksanaan peringatan Nuzul Qur’an, dilaksanakan berbuka bersama para Komunitas Satu Hati dengan para insan media yang berpos di DPRD Medan, acara ini dimeriahkan dengan Musisi Jalanan, Akustik Nobank and Friends yang menghibur warga dengan tembang religius saat berbuka.red