Ratusan Siswa Kota Medan Ikuti Ujin Susulan

MEDAN | SUMUT24
Sebanyak 129 siswa tingkat SMA sederajat di Kota Medan, mengikuti ujian nasional (UN) susulan. Hal tersebut terpaksa dilakukan lantaran saat pelaksanaan UN kemarin mereka tidak ikut ujian.

Sebagian besar alasan tidak ikut UN karena sakit. Namun, ada satu siswa yang tidak ikut UN sebelumnya karena orangtuanya meninggal dunia. Sehingga mereka ikut ujian susulan sekarang. Namun ada juga yang tak bisa mengikuti ujian susulan, karena tak berada di rumahnya lagi.

“Aku sudah berupaya. Tapi kalau anaknya tidak ada lagi, mau kemana lagi kucari,” kata Kadis Pendidikan Medan Marasutan Siregar pada wartawan didampingi Kepala Sekolah Maraguna Nasution saat meninjau UN susulan di SMK Negeri 5 Jalan Timor Medan.

Siswa yang dimaksud Marasutan berasal dari SMK swasta yang serayon dengan SMKN 5 Medan. Menurut keterangan, siswa tersebut, anak angkat orangtua yang dianggapnya ayah dan ibu selama ini.

Adapun rinciannya yang ikut ujian susulan sekarang yakni lima Madrasah Aliyah (MA), enam belas SMA, SMK 110 dan 19 UNBK .

“Sesuai data yang masuk, totalnya ada 129 siswa yang ikut UN susulan,” Marasutan yang juga didampingi Kabid Dikmenjur Elly Rambe dan Kasie SMK dan SMA, Senin (11/4/2016).

Menurut Marasutan, alasan mereka tidak ikut UN bisa diterima sehingga boleh ikut ujian susulan. Sebagian besar beralasan karena sakit, namun ada juga yang karena orangtuanya meninggal dunia.

“Mereka ikut ujian susulan di dua ruangan SMK 5. Dalam ujian susulan kali ini, peserta tidak lagi menggunakan system UNBK, tetapi secara manual atau sistem regular paper based test (PBT),” ucapnya. Sedangkan UNBK ujian susulan di sekolah masing- masing.

Pada pelaksanaan UN 2016 total peserta UN manual tingkat SMA kelompok IPA diikuti 55.202 dan 3.572 peserta online, IPS 41.498 (manual) dan 1.637 (online) serta bahasa 129 (manual) dan minus online. SedangĀ­kan peserta UN tingkat SMK diikuti 80.388 dengan rincian secara manual 66.088 dan sistim onlien 14.300 siswa dan untuk peserta Madrasah Aliyah (MA) diikuti 21.516 peserta. Selain itu untuk peserta UN tingkat SMALB diikuti 30 dan tingkat SMTK diikuti 182 serta UN pendidikan keseteraan (UNPK) C diikuti 2.639 siswa. (evt)