Ratusan Ibu – Ibu Gruduk Kantor Lurah Tanjung Selamat

218
Sebagian Kelompok Ibu – ibu Mendengarkan Penjelasan Lurah Tanjung Selamat SUMUT24 | wit

LANGKAT | SUMUT24
Sekitar 300 an ibu – ibu warga Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Padang Tualang pada, Selasa (4/8) menggruduk kantor lurah Tanjug Selamat.

Kehadiran ibu – ibu yang terdiri dari beberapa lingkungan di keluarahan Tanjung selamat, serentak mempertanyakan nasib mereka yang selama ini tidak pernah mendapat Bantuan Sosial Tunai baik dari tingkat II provinsi dan pusat. Kehadiran ratusan ibu – ibu tersebut tanpa dikomandoi oleh siapapun, namun mereka datang beramai – ramai untuk menyampaikan keluhan mereka kepada Kelurahan Tanjung Selamat.

Kehadiran mereka langsung ditanggapi oleh Ibu Lurah Hanifah Chaniago SE beserta seluruh Kepala Lingkungan didampingi oleh Kamtibmas dari Polsek Padang Tualang di ruangan pertemuan kantor lurah tersebut.

Dalam kesempatan itu lurah Hanifah Chaniago SE menjelaskan kepada ibu – ibu yang hadir bahwa pihaknya selaku perpanjangan tangan pemerintah di tingkat kelurahan, sudah berupaya semaksimal mungkin namun kesemuanya itu ditentukan oleh pusat.

Pihaknya hanya mendata seluruh warga kelurahan Tanjung Selamat yang selanjutnya dikirim ke pemerintahan tingkat II Provinsi dan Pusat, jadi pihaknya hanya menyalurkan bantuan pemerintah sesuai dengan ketentuan dari tingkat masing – masing, baik dari tingkat II Langkat, Provinsi dan pusat.

“Jangan samakan pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan, sebab di tingkat desa itu memang ada dananya melalui ADD untuk disalurkan kepada warga tetapi di kelurahan dana tersebut tidak ada,” ucapnya.

Mendengar penjelasan lurah para ibu – ibu akhirnya mengetahui persoalan yang sebenarnya, namun beberapa kelompok ibu – ibu yang tidak puas dengan keterangan lurah tersebut mengajak rekan – rekanya untuk menyampaikan aspirasi mereka ke DPRD tingakt II Langkat.

Menurut mereka pihak kelurahan tidak bisa berbuat apa – apa, jadi lebih baik mengadu ke DPRD Kabupaten Langkat,” ujar kelompok ibu – ibu yang sama sekali tidak pernah mendapat bantuan apapun selama pandemi Covid 19.(wit)

Loading...