Minggu, 31 Mei 2026

Soal Bobby Melawan Kotak Kosong, Shohibul Anshor : " Akan Menjadi Catatan Tragis Demokrasi"

Administrator - Kamis, 23 Januari 2020 15:05 WIB
Soal Bobby Melawan Kotak Kosong, Shohibul Anshor :

MEDAN I SUMUT24.co Pilkada Medan 2020 beberapa bulan lagi akan digelar. Selain berbagai balon waikota -Wakil Walikota Medan sudah bermunculan. Namun terbesit kabar menantu Presiden Joko Widodo Bobby Nasution bakal melawan kota kosong. Menanggapi hal tersebut Shohibul Anshor Siregar memgatakan, Jika benar Bobby Nasution melawan kotak kosong dalam pilkada Medan 2020 nanti, maka hal itu akan menjadi catatan tragis demokrasi. Calon tunggal pilkada adalah anti demokrasi.

Baca Juga:

Pasalnya pilkada itu tak hanya mekanisme sirkulasi kekuasaan politik, tetapi tak kalah penting seleksi figur, ucap Dosen Fisipol UMSU tersebut.

Pemimpin yang lahir dari mekanisme pemborongan partai agar tidak mungkin memunculkan figur lain hingga berhadapan dengan kotak kosong, adalah pemanfaatan celah buruk regulasi untuk kepentingan yang tak demokratis.

Lebihlanjut Direktur Nbasis itu, Memang ada jalur perseorangan, namun reģulasi juga acuh tak acuh tergadapnya karena kalau diingat klausul perseorangan adalah aturan yang belakangan ditambahkan. Karena itu jalur perseorangan bukan arus utama.

Meski pun demikian persekongkolan elit yañg berhasil mengukir kotak kosong sebagai lawan penjembatan untuk diakui sebagai pemimpin tidak selamanya akan berhasil meraih kemenangan. Pencalonan adalah satu hal sedang pemenangan adalah hal lain. Kotak kosong yang jika benar akan dihadapkan dengan Bobby juga akan menjelaskan resistensi politik terhadap Jokowi, baik sebagai Presiden mau pun sebagai simatua (mertua) Bobby. Selain mempermalukan Jokowi dan keluarganya, jika memang Bobby akan berhadapan dengan kotak kosong, juga akan menjadi rapor merah menyala semua partai koalisi. Artinya, mereka takut demokrasi berjalan karena itu mereka putuskan untuk membunuhnya beramai-ramai.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
Kota Solok Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
Kota Solok Daerah Pertama Mengalihkan Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan
Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Semangat Kurban DPRD Padangsidimpuan! 4 Hewan Kurban Disembelih, 400 Kupon Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Duafa
komentar
beritaTerbaru