Kejari Medan Tahan Mantan Dirut PT Graha Konstruksi Sejati Kasus Dugaan Penggelapan
MEDAN Sumut24.coKejaksaan Negeri (Kejari) Medan menahan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Graha Konstruksi Sejati berinisial S alias Acai (
Hukum
PALAS | SUMUT24
Baca Juga:
Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2019 di Kabupaten Padang Lawas (Palas) telah selesai. Dan proses penghitungan suara oleh panitia juga sudah rampung secara keseluruhan di 99 Desa yang melaksanakan Pilkades .
Fenomena yang menarik pada pelaksanaan Pilkades tahun ini , banyak calon kepala desa petahana yang harus gigit jari karena gagal mempertahankan jabatan dan harus mengakui keunggulan lawan dalam perolehan suara.
Dari 99 desa yang menyelenggarakan pilkades kemarin, sebahagian besar kades petahana yang masih ikut pemilihan tersingkir dari pendatang baru Dalam penghitungan suara, Rabu (30/10) sore hingga tengah malam , tercatat 50 persen kades petahana dinyatakan kalah dari pesaingnya .
Petahana paling banyak kalah, terjadi di wilayah Kecamatan Barumun . Dari 5 desa yang melaksanakan Pilkades Cakades ,seluruhnya calon petahana kalah. Disusul wilayah Kecamatan Barumun Selatan , dimana kades petahana yang ikut pemilihan tercatat 3 orang kalah.
Begitu pula di wilayah Kecamatan Sihapas Barumun, dari 6 desa yang menyelenggarakan pilkades, 2 kades petahana yang menang ,selebihnya yang lain . Dan di wilayah Kecamatan Huristak dari 7 desa yang ikuti pilkades.,hanya 1 petahana menang ,selebihnya kalah .
Sebaliknya, di wilayah Kecamatan Sosopan dari 10 desa yang pilkades , hanya 4 petahana yang menang,selebihnya kalah ,Kecamatan Lubuk Barumun dari 11 desa yang pilkades ,hanya 1 petahana yang menang , selebihnya petahana yang ikut pemilihan kepala desa kalah .
Diwilayah Kecamatan Hutaraja Tinggi dari 9 desa yang pilkades ,hanya 2 petahana yang menang ,selebihnya kalah ,Kecamatan Batang Lubu Sutam dari 8 desa yang pilkades ,hanya 2 petahana yang menang .
Sebaliknya ,di Kecamatan Ulu Barumun, dari 6 desa yang pilkades ,calon petahana unggul 4 orang dan hanya 2 pendatang baru yang berhasil menang .
Hal menarik lainnya dalam pelaksanaan pilkades tahun ini, banyaknya calon kades petahana yang ingin menpertahankan jabatannya sebagai kades untuk periode 2019-2025 mendatang ,tidak mampu dipertahankan
Kadis PMD Kabupaten Padang Lawas (Palas) H.Hamzah Nasution .S.Sos ,Jum,at(1/11) mengatakan, sesuai laporan dari masing -masing panitia Pilkades mengatakan, setelah proses perhitungan perolehan suara selesai ,bahwa mencapai 58 persen calon petahana kalah dalam pertarungan pilkades serentak.
Kata Hamzah , hasil laporan dari 12 camat sesuai rekapitulasi ,bahwa calon petahana ,banyak yang tidak berhasil mempertahankan jabatan sebagai kepala desa .
“Kita melihat proses Pilkades ditahun 2019 ini ,berjalan cukup demokratis ,karena masyarakat telah mengerti dalam memilih pemimpin desa yang berkualitas dan bertanggung jawab untuk kemajuan desa ,”tandas Hamzah (RAS)
MEDAN Sumut24.coKejaksaan Negeri (Kejari) Medan menahan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Graha Konstruksi Sejati berinisial S alias Acai (
Hukum
&lrmBupati Solok Sambut Kunjungan Bupati Tanah Datar, Perkuat Komitmen Jaga Kondusivitas dan Sinergi Antar DaerahKabupaten Solok Sumut24.co
kota
Ketua TPPKK Kabupaten Solok Tunjukkan Kepedulian terhadap Korban Bencana Sepanjang 2025
kota
Kampung KB Nagari Tanjung Balik Ikuti Seleksi Wawancara Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Nasional Tahun 2026
kota
Tim TP PKK Sumut Monitoring UP2K di Paluta, Bupati Reski Basyah Program PKK Harus Berdampak Nyata untuk Kesejahteraan Warga
News
Momen Mengharukan di Paluta! Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Motivasi 116 Murid TK Kemala Bhayangkari Raih CitaCita
kota
Tengah Malam Mencekam! Rumah dan Gudang di Paluta Hangus Terbakar, Mobil Kijang Ikut Dilalap Api
kota
Bupati Madina Saipullah Nasution Lantik 3 Kepala Dinas Baru, Soroti Pelayanan Harus &ldquoA Plus&rdquo
kota
Bupati Madina Temui Massa Aksi Mahasiswa, Saipullah Nasution Janji Jawab 15 Tuntutan Secara Tertulis
kota
6.110 Posbankum Resmi Diluncurkan di Sumut, Wali Kota Padangsidimpuan Akses Keadilan Kini Lebih Dekat ke Masyarakat
kota