Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
MEDAN I SUMUT24
Baca Juga:
- Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
- “Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat”, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026
- Sukses Besar, EO Dimensi Cakrawala Indonesia Pandu Gathering Eksklusif Toyota Alphard Executive Luxury Experience di Medan
Pengamat Politik USU Drs Wara Sinuhaji MHum mengatakan, dari pengamatannya banyak bakal calon Wali Kota Medan yang muncul adalah wajah orang-orang baru. Kalau Dzulmi Eldin mungkin tidak dipilih orang lagi. Semakin banyak alternatif pilihan akan semakin baik. Biarkan saja semua maju bersaing.
Demikian juga dari jalur independent. Semuanya harus kita dorong, supaya rakyat Medan ada alternatif pilihannya. Seperti pemilihan Gubsu belum lama ini, para calon rame-rame membeli partai, supaya orang lain yang hendak maju tidak dapat kenderaan politik lagi. Jadi para kandidat ini supaya mendekati partai untuk dapat kenderaan politik/perahu, karena tanpa kenderaan politik tidak bisa maju,kata Wara di Medan, Senin (17/6).
“Kita lihat nanti, apakah partai politik ini memunculkan kader internalnya. Tapi berdasarkan pengalaman yang lalu, kebanyakan partai politik mengusung kader eksternalnya (orang luar partai). Ini yang selalu jadi pertanyaan, karena parpol tidak mengusung kader sendiri,†kata Wara.
Menurut Wara, kader eksternal bisa dimintai “uang mahar atau uang perahuâ€, padahal itu bisa dibilang uang sogok. Bisa dikatakan yang tidak punya uang banyak tidak akan didukung partai. Oleh karena itu bisa kita lihat setelah selesai pemilihan Wali Kota, Bupati atau Gubernur , maka prioritas utama yang dilakukan kandidat yang menang adalah bagaimana mengembalikan modalnya. Bukan mengembangkan pembangunan wilayahnya. Kalau sudah demikian maka tidak ada yang bisa diharapkan pembangunan yang baik, khususnya untuk melayani kepentingan publik. Tapi prioritas utama bagaimana mengembalikan modalnya.
Paradigma itu sudah seharusnya ditinggalkan, dan supaya ada perubahan diharapkan KPK pantau dan sadap semua pemilihan kepala daerah ini. Dan kalau ada indikasi permainan uang, maka tangkap saja. Kalau dibiarkan begitu saja, kapan demokrasi kita bisa berkembang. Karena selama ini siapa yang banyak uang ,dia yang dapat kenderaan partai, kata Wara.
“Kita carilah calon yang mumpuni dan bisa membangun kota Medan, serta memberi pelayanan yang baik kepada rakyat,†kata Wara.
Justru itu, saya selalu mendorong calon yang maju lewat jalur independen, diantaranya akademisi Dr Edy Ikhsan SH, karena kalau dari jalur partai rasanya tidak mungkin. Karena kalau jalur partai, kabarnya untuk satu kursi butuh dana yang bisa mencapai ratusan juta. Sehingga untuk mendapatkan perahu dari partai bisa capai Rp3,5 milyar. Bagaimana dapat uang sebanyak itu, kalau tidak kaya berlebih. Memang untuk melawan sistem politik yang beku dan kaku, sentralistik dan feodalistik melawannya harus jalur independen.
Untuk lewat jalur independen ini rumit dan harus kerja keras sehingga di kota Medan ini tidak pernah dicoba orang, jelas Wara. (C04)
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
&ldquoSepakbola Telah Dicuri dari Rakyat&rdquo, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U19 Boys&rsquo Championship 2026
kota
Medan sumut24.co Event Organizer (EO) kenamaan Dimensi Cakrawala Indonesia, kembali membuktikan kelasnya dalam mengawal eventevent premiu
Ekbis
sumut24.co ASAHAN , Dunia pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Asahan digegerkan dengan tindakan tak terpuji seorang oknum Aparatur Sipil
News
sumut24.co ASAHAN , Menjadikan momen suci Idul Adha 1447 Hijriah sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kepedulian, Dewan Pimpinan Daer
News
sumut24.co ASAHAN, Menyemarakkan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas In
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mengukir prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan daerah. Kabupaten
News
BRI BO Sibuhuan Berikan Tabungan Emas Kepada Pemenang Racing FBI AgenBRILink
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Galang Yang Menyimpan Sabu
kota
IPQOH Sumut Berduka Cita Hafizhah Terbaik, Dra. Hj. Nadhirah S.Q Wafat di Mekkah
kota