Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
MEDAN I SUMUT24.co Calon anggota legislatif DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Partai Demokrat, nomor 7 Muhammad Arief Tampubolon SH, mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Asahan, Batubara dan Tanjungbalai untuk turut andil dalam mengawasi penggunaan dana desa.Â
Baca Juga:
- Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
- “Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat”, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026
- Sukses Besar, EO Dimensi Cakrawala Indonesia Pandu Gathering Eksklusif Toyota Alphard Executive Luxury Experience di Medan
Hal ini karena banyaknya keluhan dari masyarakat tentang kondisi jalan desa yang kurang baik diterimanya saat sosialisasi.
“Keluhan yang sama selalu saya dapat dari warga yang saya jumpai di daerah pemilihan (dapil) Sumut 5. Mungkin dapil-dapil lainnya juga demikian. Artinya ada yang tidak beres penggunaan dana desa ini. Makanya kita ajak masyarakat untuk peduli mengawasinya,” ujar Arief Tampubolon dalam keterangan persnya, Selasa 5 Februari 2019.Â
Kepada masyarakat, Arief menyarankan agar masyarakat desa memahami juknis dan juklat penggunaan dana desa, sehingga tidak tertinggal menikmati dana desa yang setiap tahun diterima sebesar Rp 1 miliar.
“Dalam juknis dan juklat dana desa sudah jelas, peran serta masyarakat sangat diutamakan. Kepala dan perangkat desa wajib melibatkan masyarakat. Bentuk kelompok-kelompok pelaksana kegiatan. Jangan masyarakat diabaikan, jangan kepala dan perangkat desa yang mengerjakan proyek dana desa, itu tidak benar,” ucap Arief.
Arief menyayangkan adanya isu korupsi dana desa yang berkembang di tengah masyarakat.Â
“Mereka sudah apatis dana desa dikorupsi secara masif dan terstruktur. Isu itu sudah tidak rahasia lagi di masyarakat. Informasi itu selalu saya terima dari masyarakat desa yang saya jumpai,” terangnya.Â
Seperti Kabupaten Batubara, Arief mengtakan bahwa tahun 2018 seluruh kepala desa diperiksa di Polres Batubara. Namun sampai saat ini tidak ada tindaklanjutnya diketahui publik.(W03)
“Tahun 2018 saya mengetahui ada informasi seluruh kepala desa di Kabupaten Batubara diperiksa polisi, tapi sampai saat ini tidak ada perkembangan hasil pemeriksaannya. Maka itu saya minta masyarakat peduli dengan dana desa,” serunya.Â
Kedepanya Arief berharap agar para kepala dan perangkat desa melibatkan masyarakat dalam penggunaan dana desa. “Jangan sampai masyarakat ikut berdosa karena ada isu dana desa dikorupsi,” tandasnya. (W03)
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
&ldquoSepakbola Telah Dicuri dari Rakyat&rdquo, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U19 Boys&rsquo Championship 2026
kota
Medan sumut24.co Event Organizer (EO) kenamaan Dimensi Cakrawala Indonesia, kembali membuktikan kelasnya dalam mengawal eventevent premiu
Ekbis
sumut24.co ASAHAN , Dunia pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Asahan digegerkan dengan tindakan tak terpuji seorang oknum Aparatur Sipil
News
sumut24.co ASAHAN , Menjadikan momen suci Idul Adha 1447 Hijriah sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kepedulian, Dewan Pimpinan Daer
News
sumut24.co ASAHAN, Menyemarakkan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas In
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mengukir prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan daerah. Kabupaten
News
BRI BO Sibuhuan Berikan Tabungan Emas Kepada Pemenang Racing FBI AgenBRILink
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Galang Yang Menyimpan Sabu
kota
IPQOH Sumut Berduka Cita Hafizhah Terbaik, Dra. Hj. Nadhirah S.Q Wafat di Mekkah
kota