Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
Medan|SUMUT24 Dinas Perhubungan dinilai tidak konsisten dalam melaksanakan program, terkait parkir meter di Kota Medan. Padahal selama ini Dinas Perhubungan kerap melontarkan wacana program parkir meter yang diproyeksikan bisa menambah pendapatan bagi Pemerintah Kota Medan.
Baca Juga:
- Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
- “Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat”, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026
- Sukses Besar, EO Dimensi Cakrawala Indonesia Pandu Gathering Eksklusif Toyota Alphard Executive Luxury Experience di Medan
“Saya ingin mempertanyakan kenapa program parkir meter dihapus pada 2016, padahal selama ini Dinas Perhubungan bersemangat dengan program ini dalam rangka meningkatkan PAD,” jelas Anggota DPRD Medan HT.Bahrumsyah SH, dalam rapat pembahasan P-APBD TA 2016, di Ruang Rapat Paripurna yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Ramli, Selasa (25/10).
Bahrum mengatakan, jika program parkir meter menjadi prioritas sebaiknya program ini dilaksanakan. “Kita ingin penjelasan ini,” jelasnya.
Hal yang sama juga disampaikan Anggota DPRD Medan, Boydo HK Panjaitan yang menilai alasan Kepala Dinas Perhubungan Renward Parapat tidak dapat diterima, mengingat selama ini selalu bilang parkir meter bisa meningkatkan pendapatan.
“Katanya bisa meningkatkan PAD, tapi kenapa di hapus. Padahal selama ini bilang kalau tak dibuat begini tak naik pendapatan,” jelasnya.
Boydo menyarankan agar program ini dilanjutkan saja. “Pogram ini mestinya dilaksanakan tahun ini, kemudian di 2017 program ini dimatangkan,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Anggota DPRD Medan lainnya, Beston Sinaga yang meminta Program ini tidak dicoret. “Saya minta program ini tidak dicoret,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Renward Parapat mengatakan program parkir meter dengan nilai Rp.1,6 Miliar tidak dicoret hanya dirasionalisasi. “Tidak dicoret, hanya dirasionalisasi. Program akan dilanjutkan pada 2017 mendatang,” jelasnya.
Diakuinya juga, kenapa program tersebut tidak dilaksanakan 2016 dikarenakan kemungkinan program tersebut tidak bisa maksimal diproses. “Bayangkan saja, program itu kan tender, jadi tak mungkin dikakukan pada 2016 ini, makanya kita laksanakan di 2017,” jelasnya.
Dikatakannya juga, kemungkinan besar parkir meter akan dilaksanakan di 2017 dengan prioritas utama di inti kota.(R02)
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
&ldquoSepakbola Telah Dicuri dari Rakyat&rdquo, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U19 Boys&rsquo Championship 2026
kota
Medan sumut24.co Event Organizer (EO) kenamaan Dimensi Cakrawala Indonesia, kembali membuktikan kelasnya dalam mengawal eventevent premiu
Ekbis
sumut24.co ASAHAN , Dunia pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Asahan digegerkan dengan tindakan tak terpuji seorang oknum Aparatur Sipil
News
sumut24.co ASAHAN , Menjadikan momen suci Idul Adha 1447 Hijriah sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kepedulian, Dewan Pimpinan Daer
News
sumut24.co ASAHAN, Menyemarakkan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas In
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mengukir prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan daerah. Kabupaten
News
BRI BO Sibuhuan Berikan Tabungan Emas Kepada Pemenang Racing FBI AgenBRILink
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Galang Yang Menyimpan Sabu
kota
IPQOH Sumut Berduka Cita Hafizhah Terbaik, Dra. Hj. Nadhirah S.Q Wafat di Mekkah
kota