Kamis, 23 Juli 2026

DPRD Medan Pertanyakan Pencoretan Parkir Meter

Administrator - Rabu, 26 Oktober 2016 11:08 WIB
DPRD Medan Pertanyakan Pencoretan Parkir Meter

Medan|SUMUT24 Dinas Perhubungan dinilai tidak konsisten dalam melaksanakan program, terkait parkir meter di Kota Medan. Padahal selama ini Dinas Perhubungan kerap melontarkan wacana program parkir meter yang diproyeksikan bisa menambah pendapatan bagi Pemerintah Kota Medan.

Baca Juga:

“Saya ingin mempertanyakan kenapa program parkir meter dihapus pada 2016, padahal selama ini Dinas Perhubungan bersemangat dengan program ini dalam rangka meningkatkan PAD,” jelas Anggota DPRD Medan HT.Bahrumsyah SH, dalam rapat pembahasan P-APBD TA 2016, di Ruang Rapat Paripurna yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Ramli, Selasa (25/10).

Bahrum mengatakan, jika program parkir meter menjadi prioritas sebaiknya program ini dilaksanakan. “Kita ingin penjelasan ini,” jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Anggota DPRD Medan, Boydo HK Panjaitan yang menilai alasan Kepala Dinas Perhubungan Renward Parapat tidak dapat diterima, mengingat selama ini selalu bilang parkir meter bisa meningkatkan pendapatan.

“Katanya bisa meningkatkan PAD, tapi kenapa di hapus. Padahal selama ini bilang kalau tak dibuat begini tak naik pendapatan,” jelasnya.

Boydo menyarankan agar program ini dilanjutkan saja. “Pogram ini mestinya dilaksanakan tahun ini, kemudian di 2017 program ini dimatangkan,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Anggota DPRD Medan lainnya, Beston Sinaga yang meminta Program ini tidak dicoret. “Saya minta program ini tidak dicoret,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Renward Parapat mengatakan program parkir meter dengan nilai Rp.1,6 Miliar tidak dicoret hanya dirasionalisasi. “Tidak dicoret, hanya dirasionalisasi. Program akan dilanjutkan pada 2017 mendatang,” jelasnya.

Diakuinya juga, kenapa program tersebut tidak dilaksanakan 2016 dikarenakan kemungkinan program tersebut tidak bisa maksimal diproses. “Bayangkan saja, program itu kan tender, jadi tak mungkin dikakukan pada 2016 ini, makanya kita laksanakan di 2017,” jelasnya.

Dikatakannya juga, kemungkinan besar parkir meter akan dilaksanakan di 2017 dengan prioritas utama di inti kota.(R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Punya Kekayaan hingga Rp31,39 Miliar
Bank Sumut Gandeng Tiga LPK-SO Luncurkan KUR PMI, Perluas Akses Pembiayaan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia
Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Silaturahmi DPD FKN Sumut dan SAS Center, Dukung Dua Agenda Akbar di Medan
Buka Muswil III SAPMA PP Sumut, Ijeck Tegaskan Kader Harus Jauhi Narkoba, Firmansyah Kembali Terpilih
Sutrisno Pangaribuan Nilai Bobby Nasution Melecehkan DPRD Sumut karena Tinggalkan Rapat Paripurna
Polsek Medan Area Tangkap Sekuriti Rampas HP Wanita Lansia saat Duduk di Kursi Roda
komentar
beritaTerbaru