Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
MEDAN|SUMUT24 Terkait dengan diresmikannya Polresta Medan menjadi polrestabes Medan, warga Kota Medan menyambut dengan antusias. Harapan kedepan Medan bisa menjadi aman dan nyaman untuk ditinggali.
Baca Juga:
- Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan: Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
- “Sepakbola Telah Dicuri dari Rakyat”, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026
- Sukses Besar, EO Dimensi Cakrawala Indonesia Pandu Gathering Eksklusif Toyota Alphard Executive Luxury Experience di Medan
Ketua Fraksi Golkar DPRD kota Medan, Ilhamsyah mengatakan standarisasi perbandingan jumlah personel dan masyarakat 1:300. Data itu sesuai dengan aturan perserikatan bangsa bangsa (PBB).
“Kalau bisa 1:700 saja itu sudah sangat alhamdulillah. Sementara sekrang kondisinya 1:1360, masih sangat jauh dari harapan. Namun, tak apa, perlahan saya rasa bisa terlengkapi,”ucap Ilhamsyah wartawan di Medan.
Jika perlu, kata Ilhamsyah menyebutkan setiap desa harus dilengkapi satu buah polsek. Agar pemantau tindak kriminal bisa segera ditindak dan diproses dalam waktu singkat.
“Soal lahan itu bukan alasan. Kita tinggal melakukan koordinasi saja kepada pihak-phak yang memiliki lahan, koordinasi itu penting,”ujarnya.
Kemudian persoalan jumlah personel masih menjadi pekerjaan rumah yang mesti segera dilengkapi. Dengan jumlah personel yang memadai Ilhamsyah percaya mampu menurunkan angka dan niat para pelaku kriminal.
“Dari data yang ada kan sudah jelas. 1:1360, jumlah personel sekitar 2000an saja. Saya kira minimal 5000 anggota untuk memenuhi kuota pengamanan kota Medan. Artinya selisih angka sekitar 3000an personel. Penuhi angka ini, saya yakin angka kriminal dan narkoba semakin rendah,”ungkap Ilhamsyah.
Lalu, Ilhamsyah, perlulah kiranya melibat masyarakat dan organisasi kepemudaan. Apalagi kesempatan melakukan perubahan pada peralihan status Polresta ke Polrestabes Medan.
“Ini saatnya mengajak masyakarat dan lapisan yang lain untuk memperbaiki kota Medan. Namanya pembinaan hukum, ini adalah pemahaman tentang hukum sebelum kejadian. Sifatnya bukan penegakan hukum, kalau penegakan hukum itu sudah kewajiban yang harus dilakukan oleh petugas kepolisian,”kata Ilhamsyah.(R02)
Bermula dari Antar Teman, Berakhir Mengerikan Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kronologinya
kota
&ldquoSepakbola Telah Dicuri dari Rakyat&rdquo, Publik Soroti Transparansi Harga Tiket ASEAN U19 Boys&rsquo Championship 2026
kota
Medan sumut24.co Event Organizer (EO) kenamaan Dimensi Cakrawala Indonesia, kembali membuktikan kelasnya dalam mengawal eventevent premiu
Ekbis
sumut24.co ASAHAN , Dunia pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Asahan digegerkan dengan tindakan tak terpuji seorang oknum Aparatur Sipil
News
sumut24.co ASAHAN , Menjadikan momen suci Idul Adha 1447 Hijriah sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kepedulian, Dewan Pimpinan Daer
News
sumut24.co ASAHAN, Menyemarakkan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas In
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kembali mengukir prestasi gemilang di bidang tata kelola keuangan daerah. Kabupaten
News
BRI BO Sibuhuan Berikan Tabungan Emas Kepada Pemenang Racing FBI AgenBRILink
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Galang Yang Menyimpan Sabu
kota
IPQOH Sumut Berduka Cita Hafizhah Terbaik, Dra. Hj. Nadhirah S.Q Wafat di Mekkah
kota