PLN UID Sumut Dukung Penguatan Literasi Digital Siswa MTs Muhammadiyah 19 Tanjung Pura
sumut24.co LANGKAT , PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan k
kota
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Perang pernyataan antar-fungsionaris Partai Golkar terkait Gubsu Edy Rahmayadi, disimpulkan sebagai manuver politik “Pohon Beringin”.
“Publik bisa saja terkecoh dan terikut rendong, ada yang kemudian membela Gubsu Edy Rahmayadi dan banyak pula yang menyatakan setuju Golkar tak lagi mencalonkan mantan Pangkostrad itu di Pilkada 2024,” ujar aktivis sosial, H. Idrus Djunaidi, S.H., menanggapi wartawan di Medan, Selasa (30/11/2021).
Tokoh muda yang juga pernah aktif di Satgas Partai Golkar (sebelum berubah nama menjadi AMPG/Angkatan Muda Partai Golkar) ini lantas melontarkan argumentasinya. Jika partai bentukan Presiden Soeharto itu menilai Edy gagal menjalankan amanat pembangunan, maka itu tak terpisahkan dari Wagubsu.
“Kan mereka diajukan satu paket pada Pilkada 2018 lalu, dengan label Eramas. Jika pemerintahan Eramas gagal di Sumut, maka itu kegagalan keduanya. Jika Golkar benar-benar menolak mencalonkan Edy kembali, maka seyogianya Ijeck (Wagubsu H. Musa Rajekshah) juga tak lagi dicalonkan,” tukas Idrus.
Menurut dia, pernyataan menolak pencalonan kembali Edy dilatari fakta tiga tahun kepemimpinan Eramas. Dalam refleksi September lalu, tepat tiga tahun kepemimpinan Eramas, banyak pihak menyimpulkan Sumut tidak bergerak signifikan ke arah lebih baik.
“Artinya, Eramas gagal! Nah, dalam kondisi ini, Golkar tidak mau terimbas. Khususnya, imbas terhadap kader utamanya yang saat ini menduduki tampuk pimpinan di DPD Golkar Sumut,” ungkapnya.
Di akhir tanggapan, Idrus berharap Golkar berlaku fair. Jika publik menilai Eramas gagal, itu tak terlepas dari tanggungjawab Golkar sebagai partai pengusung.
Diketahui, perang pernyataan soal Edy Rahmayadi dimulai dari Sekretaris Dewan Pertimbangan Partai Golkar Sumut, H. Hardi Mulyono. Dikutip sejumlah media, Hardi mengatakan Partai Golkar dipastikan tidak akan lagi mendukung Edy Rahmayadi dalam perhelatan Pilgubsu mendatang.
Berhari-hari selanjutnya, muncul pernyataan dari fungsionaris Golkar lainnya. Sekretaris DPD Golkar Sumut, Ilhamsyah, salah satunya.
Menurut Ilham, pernyataan Hardi merupakan pendapat pribadi yang tidak bisa disebut mewakili partai.
Hal senada dilontarkan Wakil Ketua DPD Golkar, Irham Buana Nasution. Dalam konteks berpendapat seperti itu, sebutnya, Hardi tidak bertindak merepresentasikan Partai Golkar.
Tanggapan Ilham dan Irham Buana kemudian dibalas lagi oleh Hardi. Dia menegaskan bahwa Dewan Pertimbangan Partai Golkar sudah berketetapan mengusulkan Ijeck untuk dicalonkan Golkar pada Pilkada 2024, masih dengan argumentasi bahwa Edy tidak layak dicalonkan kembali.(W02)
sumut24.co LANGKAT , PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan k
kota
Jalan Keluar Krisis Produktivitas di Sektor Kelautan, Andi Yuslim Patawari Dorong Ekonomi Biru Berbasis Sains
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.AP, melaksanakan pertemuan koordinasi dan konsultasi penting ke Balai Besar Pelaksan
News
sumut24.co ASAHAN, Menyemarakkan peringatan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Komandan Kodim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M
News
Polres Padangsidimpuan Tutup Rangkaian Lomba HUT Bhayangkara ke80, SMK Negeri 1 dan Tim Sigma UIN Syahada Raih Juara Cerdas Cermat
kota
Humanis dan Tegas, Polres Tapsel Kawal Eksekusi PN Padangsidimpuan Tanpa Gangguan Kamtibmas
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Serahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Padang Lawas Cetak Sejarah Raih Opini WTP
kota
Lindungi Generasi Muda, Pemkab Padang Lawas dan BNNK Tapsel Perkuat Kolaborasi Anti Narkoba
kota
Pemkab Padang Lawas dan Tirtanadi Gelar Sosialisasi Air Minum, Dorong Akses Air Bersih Hingga Pelosok
kota
sumut24.co ASAHAN , Menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 80, Polres Asahan menggelar rangkaian kegiatan penuh makna di Aula Wira Satya
News