Ganja 2 Kg Hendak Diedarkan di Batang Angkola, AST Diamankan Polres Tapsel
Ganja 2 Kg Hendak Diedarkan di Batang Angkola, AST Diamankan Polres Tapsel
kota
Baca Juga:
Andi Yuslim hadir sebagai pembicara nasional dalam Simposium Nasional XIII dan Internasional IX Kelautan dan Perikanan. Forum tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan sektor maritim.
"Indonesia tidak bisa terus bergantung pada ekspor komoditas mentah. Kita harus membangun ekonomi berbasis inovasi, teknologi, dan hilirisasi agar produktivitas nasional meningkat," kata Andi Yuslim Patawari saat diwawancarai usai acara, sabtu (20/6/26).
*Ekonomi Biru Jadi Mesin Pertumbuhan Baru*
Dalam paparannya, pria yang kerap disapa AYP ini menyoroti tantangan deindustrialisasi dini dan stagnasi produktivitas yang dihadapi Indonesia. Dia menyebut kondisi tersebut memerlukan strategi pembangunan yang berorientasi pada nilai tambah.
Menurut dia, Ekonomi Biru berbasis sains mampu mendorong transformasi sektor kelautan melalui teknologi, riset, dan digitalisasi. Pendekatan itu juga membuka peluang lahirnya industri baru dengan daya saing global.
"Kita memiliki sumber daya laut yang sangat besar. Tantangannya bukan lagi pada ketersediaan sumber daya, melainkan kemampuan mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi," ujarnya.
*Hilirisasi Kelautan Perkuat Ketahanan Pangan*
Andi Yuslim Patawari menjelaskan pemanfaatan smart fisheries, bioteknologi kelautan, dan industrialisasi terintegrasi dapat meningkatkan efisiensi produksi. Langkah tersebut juga memperkuat rantai pasok pangan berbasis protein laut.
Dia menilai ketahanan pangan harus dibangun melalui peningkatan ketersediaan, aksesibilitas, kualitas, dan stabilitas pangan secara bersamaan. Karena itu, sektor kelautan perlu ditempatkan sebagai fondasi pembangunan ekonomi berkelanjutan.
"Kami mendorong kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan masyarakat pesisir. Sinergi itu penting agar inovasi kelautan dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat," tuturnya.
Andi Yuslim berharap gagasan Ekonomi Biru berbasis sains dapat menjadi bagian dari arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Dia juga mendorong penguatan riset, hilirisasi, dan digitalisasi sektor kelautan agar mampu menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Ganja 2 Kg Hendak Diedarkan di Batang Angkola, AST Diamankan Polres Tapsel
kota
Gudang Tambang Dibobol, URC Polres Madina Bergerak Cepat dan Amankan 11 Barang Bukti
kota
Police Goes to School, Satlantas Polres Tapsel Tekankan Pelajar Wajib Tertib Berlalu Lintas di SMKN 2 Sipenggeng
kota
Coffee Morning Bareng Wartawan, Kajari Padang Lawas Hasbi Dorong Keterbukaan Informasi
kota
Bupati Saipullah Swasembada Pangan Tak Cukup dengan Bertani, Pramuka Harus Kuasai Teknologi dan Wirausaha
kota
Jangan Ada yang Dirugikan! Sikap Tegas Wakil Bupati Palas Achmad Fauzan Nasution Saat Temui Massa Dalihan Natolu
kota
Gunung Sinabung Erupsi, Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Pendukung
kota
SD Swasta Islam An Nahlu Salurkan Donasi Rp18,1 Juta untuk Kemanusiaan Palestina melalui Dompet Dhuafa WaspadaMedansumut24.co SD Swasta Isl
News
SURAKARTA SUMUT24.co Kiprah dan dedikasi di sektor kerakyatan serta pertanian membawa Agung Ikhsan Wijaya memperoleh penghargaan kehormata
Profil
Kudus Sumut24.co Belasan musisi dari Prancis memainkan gamelan di Desa Menawan, Kudus, pada pembukaan Festival Muria Raya (FMR) 6, 5 Agus
Wisata