Pemkab Diminta Serius Perhatikan Kasus Suondo Bambang Harianto

410

SERGAI | SUMUT24

Puluhan massa yang mengatasnamakan Gerakan Aksi Solidaritas (GAS) Petani Serdang Bedagai (Sergai) menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati, di Sei Rampah, Senin (27/6). Mereka mendesak agar Pemkab memberi perhatian serius atas kasus kriminal yang dialami Suondo Bambang Harianto (40) Petani asal Desa Lidah Tanah, Kecamatan Perbaungan sekarang ini menjadi pesakitan di sel Lapas Lubuk Pakam.

Hal ini akibat aksinya mengorek lahan untuk areal pertanian sawah di Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin dituding melanggar UU No.04/2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara, yang juga UU No.32/ 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Dia ini hanya mengorek lahan tidur menjadi areal persawahan. Bukan penambangan batubara,” kata Putra, salah seorang massa.

Meski keinginan massa GAS untuk mengadu ke Bupati Soekirman dan Wakilnya Darma Wijaya tak kesampaian. Namun aspirasi mereka dicatat oleh Asisten 2 Perekonomian Pembangunan dan Sosial (Ekbangsos) Hadi Winarno, di ruang kerjanya.

“Pak Bupati dan Wakilnya tengah tugas di luar kota. Tapi seluruh aspirasi ini dicatat dan akan disampaikan ke mereka nantinya,” katanya.

Usai menggelar dialog, massa yang datang dengan truk dan pik up tersebut membubarkan diri dengan tertib.

Untuk diketahui, terkait masalah ini Kementerian Pertanian menurunkan Kepala Balai Padi di Subang, Ali Jamil Harahap selaku Penanggung Jawab Kementerian Pertanian RI program Upaya Khusus (Upsus) wilayah Sumatera.

Setelah mengecek, tim tersebut mendapatkan benar yang menjadi TKP memang untuk sawah. Lantas didampingi Dandim 0204 DS Letkol Inf Hanryan Indrawira dan Bupati Soekirman, tim tersebut mengelar pertemuan dengan Kapolres AKBP Eko Suprihanto, serta Kajari Sergai Erwin Panjaitan.

Tim menilai, aksi yang dilakukan Suondo, bersama petani lainnya mengorek lahan pertanian di Desa Naga Kisar, Perbaungan agar menjadi sawah salah satu inovasi yang dikembangkan Sergai dari Upsus itu sendiri. (bdi)

Loading...