Kamis, 29 Oktober 2026

Avtur Mahal dan Penumpang Sepi, Wings Air Setop Rute JHN–Kualanamu

Administrator - Kamis, 29 Oktober 2026 00:27 WIB
Avtur Mahal dan Penumpang Sepi, Wings Air Setop Rute JHN–Kualanamu
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Maskapai penerbangan Wings Air menghentikan sementara layanan penerbangan rute Bandara Jenderal Besar Haris Nasution (JHN), Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Kabupaten Deli Serdang, maupun rute sebaliknya.

Keputusan tersebut diambil setelah tingkat keterisian kursi penumpang dinilai belum memenuhi target operasional maskapai.

Penerbangan Wings Air di rute tersebut diketahui terakhir beroperasi pada 23 Agustus 2026. Dengan demikian, layanan penerbangan yang sempat diharapkan menjadi penghubung udara bagi masyarakat Madina dan sekitarnya itu hanya berlangsung sekitar tiga pekan.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Bandara JHN Bukit Malintang, Doni Romandika, membenarkan penghentian layanan tersebut saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (26/10/2026).

Menurut Doni, salah satu faktor utama yang memengaruhi keputusan maskapai adalah tingkat keterisian kursi atau seat load factor yang hanya mencapai sekitar 30 persen, jauh di bawah target yang ditetapkan sebesar 50 persen.

"Target keterisian kursi sebenarnya 50 persen, tetapi realisasinya hanya sekitar 30 persen," ungkap Doni.

Rendahnya jumlah penumpang menjadi tantangan bagi keberlangsungan rute penerbangan tersebut. Dalam industri penerbangan, tingkat keterisian kursi merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kelayakan operasional sebuah rute, terutama ketika biaya operasional terus meningkat.

Doni mengaku memahami pertimbangan bisnis yang dihadapi manajemen Wings Air. Terlebih, kenaikan harga bahan bakar pesawat atau avtur turut menjadi tantangan bagi maskapai dalam menjaga efisiensi operasional.

"Kita sebenarnya cukup memahami alasan pihak maskapai, apalagi harga avtur pesawat yang terus naik," ujar Doni.

Meski demikian, penghentian penerbangan tersebut tetap menjadi hal yang disayangkan. Kehadiran layanan udara dari Bandara JHN menuju Kualanamu sebelumnya diharapkan dapat memberikan alternatif perjalanan yang lebih praktis bagi masyarakat, sekaligus mendukung konektivitas wilayah Mandailing Natal dengan daerah lain.

Di tengah penghentian layanan tersebut, peluang Wings Air untuk kembali melayani rute Bandara JHN–Kualanamu masih terbuka.

Doni menjelaskan, penghentian penerbangan saat ini belum berarti kerja sama antara pihak bandara dan maskapai berakhir secara permanen. Ia berharap kondisi operasional dan tingkat permintaan penumpang ke depan dapat membaik sehingga layanan penerbangan kembali dibuka.

"Kita masih berharap ke depan, bila situasi membaik, pihak Wings Air datang lagi. Pada dasarnya mereka tetap membuka kerja sama dengan kita, tetapi untuk saat ini penerbangannya dihentikan sementara," pungkasnya.

Harapan tersebut menjadi penting bagi pengembangan konektivitas udara di Mandailing Natal. Namun, realisasi pembukaan kembali rute akan bergantung pada berbagai pertimbangan, termasuk potensi pasar, jumlah penumpang, biaya operasional, dan keputusan manajemen maskapai.

Masyarakat kini menantikan kemungkinan beroperasinya kembali rute penerbangan tersebut agar akses transportasi udara dari Mandailing Natal menuju Bandara Kualanamu dapat kembali tersedia.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Diberhentikan Sepihak Tanpa Surat, 16 Relawan SPPG Mekar Sari Pertanyakan SOP BGN
komentar
beritaTerbaru