Kamis, 24 September 2026

Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan Aceh Pascabencana, PLN Pulihkan Infrastruktur Ketenagalistrikan 150 kV Arun–Bireuen

Administrator - Kamis, 24 September 2026 21:55 WIB
Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan Aceh Pascabencana, PLN Pulihkan Infrastruktur Ketenagalistrikan 150 kV Arun–Bireuen
Istimewa
sumut24.co -BIREUEN, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) berhasil menyelesaikan _recovery_ Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) Arun–Bireuen pascabencana hidrometeorologi Aceh pada 18 September 2026.

Baca Juga:
Pekerjaan _recovery_ tersebut mencakup pembangunan tower baru pada jalur SUTT 150 kV Arun–Bireuen sebanyak 10 Tower yang terbagi dalam tiga segmen, meliputi satu tower pada segmen pertama, tiga tower pada segmen kedua, dan enam tower pada segmen ketiga dengan akumulasi panjang jaringan kedua sirkitnya dari tiga segmen tersebut sepanjang 4,07 Kilometer Router (kmr).

Pemulihan infrastruktur transmisi ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam memperkuat keandalan sistem jaringan 150 kV pascabencana hidrometeorologi Aceh. Jalur SUTT Arun–Bireuen memiliki peran strategis sebagai salah satu _backbone_ interkoneksi sistem kelistrikan Aceh dan Sumatera Utara.

Salah seorang warga yang berdomisili di sekitar lokasi proyek, Amir Syafrudin, mengapresiasi penyelesaian pemulihan jaringan transmisi yang dilakukan PLN. Menurutnya, keberadaan infrastruktur kelistrikan yang kembali berfungsi dengan baik memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas sehari-hari.

"Sebagai warga yang tinggal di sekitar lokasi, kami mengapresiasi PLN yang telah menyelesaikan pemulihan jaringan ini. Kami berharap dengan selesainya pekerjaan ini, kondisi kelistrikan di wilayah kami semakin andal sehingga aktivitas masyarakat, usaha dan kebutuhan sehari-hari dapat berjalan dengan lebih baik. Kami juga berterima kasih karena selama proses pekerjaan PLN dan tim tetap berkoordinasi dengan masyarakat di sekitar lokasi," ujar Amir.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara, Rizki Aftarianto, Kamis (24/9/2026) mengatakan penyelesaian _recovery_ SUTT 150 kV Arun–Bireuen merupakan wujud komitmen PLN dalam mempercepat pemulihan sekaligus memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan pascabencana.

"PLN terus memastikan infrastruktur ketenagalistrikan dapat kembali berfungsi secara optimal setelah terdampak bencana. Dengan selesainya _recovery_ SUTT 150 kV Arun–Bireuen, keandalan sistem transmisi di Aceh semakin diperkuat dan kapasitas penyaluran meningkat dari 200 Megawatt (MW) menjadi 300 MW," ujar Rizki.

Menurut Rizki, jaringan transmisi Arun–Bireuen memiliki peran strategis karena menjadi bagian dari _backbone_ interkoneksi sistem kelistrikan Aceh dan Sumatera Utara. Penguatan jaringan tersebut juga memberikan ruang bagi sistem untuk menyalurkan energi listrik secara lebih optimal dan mendukung pertumbuhan kebutuhan listrik di wilayah Aceh.

"Pemulihan infrastruktur transmisi ini tidak hanya memastikan jaringan kembali beroperasi, tetapi juga memperkuat kemampuan sistem dalam menyalurkan tenaga listrik. PLN akan terus melakukan penguatan infrastruktur kelistrikan untuk memastikan pasokan listrik yang andal dan mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di Aceh," tambah Rizki.

Rizki juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses _recovery_ SUTT 150 kV Arun–Bireuen, baik dari internal PLN maupun pemangku kepentingan di daerah.

"Keberhasilan _recovery_ ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara PLN UIP SBU, PLN UIP3B Sumatera, PLN UPP Sumbagut 1, PLN UPT Banda Aceh, PLN UP2B Sumbagut, PLN ULTG Langsa, PLN ULTG Banda Aceh, PT PLN Pusmanpro UPMK IV, PT Enam-Enam Group, Kejaksaan Tinggi Aceh, Kejaksaan Negeri Bireuen, Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Pemerintah Kabupaten Bireuen, BPN Kanwil Aceh, BPN Bireuen, dan BPN Lhokseumawe. Sinergi lintas sektor ini menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan pascabencana," pungkas Rizki.

Sementara itu, Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) SBU 1, Bondan Pakso Dandu, menjelaskan bahwa pekerjaan _recovery_ SUTT 150 kV Arun–Bireuen mencakup total 10 tower yang terbagi dalam tiga segmen, yaitu satu tower pada segmen pertama, tiga tower pada segmen kedua, dan enam tower pada segmen ketiga.

"Pekerjaan _recovery_ SUTT 150 kV Arun–Bireuen telah dimulai setelah diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) pada 23 Februari 2026. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan memperhatikan standar teknis, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta kebutuhan keandalan sistem," ujar Bondan.

Ia menambahkan, penyelesaian pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan jaringan transmisi setelah bencana hidrometeorologi sekaligus mendukung peningkatan kemampuan penyaluran sistem.

"Dengan selesainya pekerjaan _recovery_ ini, kapasitas penyaluran transmisi SUTT 150 kV Arun–Bireuen meningkat dari 200 MW menjadi 300 MW. Kami terus memastikan setiap tahapan pekerjaan memenuhi standar yang ditetapkan sehingga infrastruktur yang dipulihkan dapat mendukung keandalan sistem dalam jangka panjang," tambah Bondan.

Menurut Bondan, keberhasilan pekerjaan tersebut tidak terlepas dari koordinasi dan kolaborasi berbagai pihak yang terlibat dalam proses pemulihan jaringan transmisi.

"Keberhasilan pekerjaan ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Kami berkomitmen memastikan infrastruktur transmisi yang telah dipulihkan dapat beroperasi secara optimal dan memberikan kontribusi terhadap keandalan sistem kelistrikan Aceh dan Sumatera Utara," terang Bondan.

Melalui penyelesaian _recovery_ SUTT 150 kV Arun–Bireuen, PLN terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan Aceh dan Sumatera Utara serta memastikan infrastruktur transmisi mampu mendukung penyaluran tenaga listrik secara aman, andal dan berkelanjutan. (C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Koordinasi Dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Upaya Dorong Sinergi Berkelanjutan
PLN UIP SBU Perkuat Implementasi ESG Dan Safeguard Melalui CoC With General Manager
Perkuat Ketahanan Energi, PLN Dan Kodam I/Bukit Barisan Tingkatkan Sinergi Kelistrikan Sumatera Utara
Perkuat Kolaborasi, GM PLN UID Sumut Lakukan Kunjungan Kerja ke Kantor Gubernur Sumatera Utara
Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA
PLN UIP SBU Perkuat Tata Kelola Dan Mitigasi Risiko Melalui Pelatihan ISO 37301 Dan ISO 22301
komentar
beritaTerbaru