Minggu, 20 September 2026

World Cleanup Day di Huta Godang, Wabup Tapsel Jafar Ingatkan Ancaman Erosi dan Perubahan Iklim

Administrator - Minggu, 20 September 2026 22:28 WIB
World Cleanup Day di Huta Godang, Wabup Tapsel Jafar Ingatkan Ancaman Erosi dan Perubahan Iklim
Baca Juga:

Tapsel | Sumut24.co

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Selatan, H. Jafar Syahbuddin Ritonga, saat mewakili Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu menghadiri kegiatan World Cleanup Day di Desa Huta Godang, Kecamatan Batangtoru, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan yang difasilitasi Rumah Zakat itu menjadi momentum untuk mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satu kegiatan utama yang dilakukan yakni penanaman bibit pohon di sekitar wilayah aliran sungai.

Penanaman pohon tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kondisi lingkungan sekaligus mengurangi potensi erosi dan sedimentasi yang dapat berdampak terhadap aliran sungai.

Kegiatan tersebut turut melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Selatan, Konservasi Indonesia, Pemerintah Kecamatan Batangtoru, Pemerintah Desa Huta Godang, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, hingga para relawan.

Dalam kesempatan itu, Jafar Syahbuddin Ritonga menyampaikan apresiasi kepada Rumah Zakat, Konservasi Indonesia, para relawan, pemerintah desa, serta masyarakat yang ikut ambil bagian dalam kegiatan World Cleanup Day.

Menurut Jafar, gerakan menjaga lingkungan tidak boleh hanya dilakukan pada momentum tertentu. Kepedulian terhadap lingkungan perlu menjadi bagian dari aktivitas pembangunan dan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Ia menilai pembangunan ekonomi dan kelestarian alam merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Peningkatan kesejahteraan masyarakat, kata dia, tidak boleh mengabaikan keberlanjutan lingkungan.

"Apapun yang kita lakukan, harus mempertahankan keseimbangan antara kesejahteraan dengan lingkungan hidup. Tidak bisa kita hanya mendorong kesejahteraan saja," tegas Jafar.

Jafar juga mengungkapkan bahwa perhatian Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terhadap persoalan lingkungan semakin mendapat penguatan setelah dirinya mengikuti forum pemerintah daerah se-Asia Pasifik yang membahas isu perubahan iklim atau climate change di Jakarta.

Menurutnya, perubahan iklim menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama karena dampaknya berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan, termasuk lingkungan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun melalui keterlibatan pemerintah, masyarakat, komunitas, dunia usaha, serta berbagai pihak lainnya.

Kegiatan World Cleanup Day di Desa Huta Godang menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut. Selain membersihkan dan menjaga lingkungan, kegiatan penanaman pohon juga menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan sekitar sungai.

Pemkab Tapsel berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, pembangunan daerah tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dalam jangka pendek, tetapi juga tetap menjaga kualitas lingkungan untuk generasi mendatang.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gali Emas Pakai Alat Berat di Kawasan Hutan, DPO Tambang Emas Akhirnya Ditangkap Tim Tabur Kejati Sumut dan Kejari Madina
SEGEL KARHUTLA, UJIAN KETEGASAN NEGARA
Isu Perlindungan Pelaku Perambahan Hutan Viral, Polres Tapsel Tegaskan Tak Sesuai Fakta
Cegah Karhutla : Kapolres Asahan Ajak Masyarakat Bergotong Royong Jaga Hutan dan Lahan, Tolak Cara Bakar!
Karhutla di Desa Sei Sentang, Dua Titik Lahan Gambut Terpantau dari Aplikasi Hotspot
Jangan Reduksi Hutan, Hanya Menjadi Komoditas Karbon
komentar
beritaTerbaru