Minggu, 20 September 2026

Pengembang Tak Peduli Kenyamanan, Warga Ancam Demo Developer

Administrator - Minggu, 20 September 2026 18:56 WIB
Pengembang Tak Peduli Kenyamanan, Warga Ancam Demo Developer

DELI SERDANG — Rasa aman warga Perumahan Graha Mahardika, Jalan Utama I, Kampung Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, mulai terusik. Sejumlah warga mengeluhkan maraknya aksi pencurian yang dinilai menunjukkan masih lemahnya sistem keamanan di kawasan perumahan tersebut.

Baca Juga:

Di tengah keresahan itu, warga mempertanyakan keseriusan pihak pengembang dalam menyediakan infrastruktur keamanan yang memadai. Salah satu tuntutan yang mengemuka adalah pembangunan tembok atau pagar pembatas permanen antara kawasan perumahan dengan permukiman masyarakat sekitar.

Kondisi tersebut mendapat perhatian Forum Pemuda Peduli Pembangunan Sumatera Utara (FP3SU).

Ketua Pendiri FP3SU, Wan M. Isa, SH, didampingi Sekretaris Paisal Chairy, SKM, SH, yang juga merupakan warga Perumahan Graha Mahardika, mendesak pengembang, PT Perkasa Utama Property, segera mengambil langkah konkret.

Menurut FP3SU, pembangunan tembok pembatas bukan sekadar persoalan estetika kawasan perumahan, melainkan bagian dari upaya memperketat akses keluar-masuk dan meningkatkan keamanan penghuni.

«"Pembangunan tembok pembatas ini sudah menjadi urgensi demi memperketat akses keluar-masuk dan menghentikan rentetan aksi pencurian yang meresahkan warga," ujar perwakilan FP3SU.»

Jawaban Pengembang Dinilai Normatif

Sorotan warga semakin menguat setelah pihak PT Perkasa Utama Property memberikan tanggapan atas keluhan mengenai keamanan lingkungan.

Dalam keterangannya, pihak pengembang menyatakan akan berusaha memberikan yang terbaik sesuai otoritas dan kapabilitas perusahaan serta membantah adanya tindakan atau keputusan yang dimaksudkan untuk merugikan pembeli.

Pengembang juga menyatakan tetap membuka ruang komunikasi dengan para pembeli sepanjang komunikasi tersebut sesuai dengan nilai-nilai yang diyakini perusahaan.

Bahkan, apabila pelaksanaan di lapangan belum sesuai dengan ekspektasi pembeli maupun calon pembeli, pihak pengembang menyampaikan permohonan maaf.

Namun, jawaban tersebut belum meredakan keresahan warga.

Bagi warga, persoalan yang dipersoalkan bukan sekadar komunikasi ataupun permintaan maaf, melainkan jaminan keamanan nyata di lingkungan tempat mereka tinggal.

Permohonan maaf dinilai tidak cukup apabila tidak disertai langkah konkret untuk menutup celah keamanan yang selama ini dikeluhkan.

Warga Minta Tembok Segera Dibangun

FP3SU bersama warga mendesak PT Perkasa Utama Property segera menunjukkan iktikad baik melalui tindakan nyata, terutama dengan merealisasikan pembangunan tembok atau pagar pembatas kompleks.

Menurut Wan M. Isa dan Paisal Chairy, keamanan dan kenyamanan penghuni seharusnya menjadi perhatian serius pengembang, terlebih kawasan tersebut merupakan lingkungan tempat warga membeli dan menempati rumah untuk kehidupan sehari-hari.

Mereka juga meminta Pemkab Deli Serdang melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap aspek keamanan pembangunan kawasan perumahan di Kecamatan Percut Sei Tuan, khususnya Perumahan Graha Mahardika di Jalan Utama I, Kampung Kolam.

FP3SU mempertanyakan apakah standar keamanan yang disediakan pengembang telah memadai untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penghuni.

"Pemerintah daerah harus ikut melakukan evaluasi. Jangan sampai persoalan keamanan baru ditangani setelah terjadi korban yang lebih banyak," tegas FP3SU.

Terancam Demo Jika Tak Ada Solusi

Warga berharap persoalan tersebut tidak berhenti pada saling memberikan pernyataan. Mereka menginginkan adanya langkah konkret, terukur, dan memiliki batas waktu yang jelas.

Jika tuntutan mengenai peningkatan keamanan dan pembangunan pembatas tidak mendapatkan kepastian, warga bersama FP3SU tidak menutup kemungkinan melakukan aksi sebagai bentuk penyampaian aspirasi.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu langkah konkret PT Perkasa Utama Property.

Pertanyaan yang kini mengemuka sederhana: apakah pengembang akan segera memperbaiki sistem keamanan dan membangun pembatas, atau keresahan warga justru harus menunggu sampai kembali terjadi aksi pencurian?.ees

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Diduga Manipulasi Data & Pungli, KGPK Akan Demo Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut dan Imigrasi Kelas II TPI Belawan.
KRITIKLAH KEBIJAKANNYA, BUKAN SEKADAR SALAH UCAPNYA
M. Lokot Nasution Masih Layak Pimpin Partai Demokrat Sumut
Pemuda Demokrat Sumut Apresiasi Putusan MK soal Pendidikan Dasar Gratis: Pengawasan Agar Diperketat*
Resmi Kantongi SK DPP, Martinu Jaya Halawa Pimpin Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Utara
IAC Indonesia Geruduk Kejagung dan Kementerian ATR/BPN, Desak Usut Dugaan Jual Beli Lahan Eks HGU PT. Karet Mas Yang DiKuasai PT. J surya Sakti Di Lab
komentar
beritaTerbaru