Senin, 14 September 2026

Media Siber Jadi Sorotan, Pemkab dan DPRD Madina Kompak Dorong Pers Tetap Kritis, Kawal Pembangunan dan Lawan Hoaks

Administrator - Senin, 14 September 2026 10:04 WIB
Media Siber Jadi Sorotan, Pemkab dan DPRD Madina Kompak Dorong Pers Tetap Kritis, Kawal Pembangunan dan Lawan Hoaks

Madina | Sumut24.co

Baca Juga:

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2026-2029. Momentum pelantikan tersebut diharapkan menjadi awal penguatan peran media siber dalam menyampaikan informasi publik sekaligus mengawal jalannya pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal.

Pelantikan pengurus SMSI Madina periode 2026-2029 berlangsung di Aula Hotel Rindang Dalanlidang, Panyabungan, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua SMSI Sumatera Utara Eris J Napitupulu, Ketua PWI Madina, serta sejumlah insan pers.

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Mandailing Natal, Afrizal Nasution, yang hadir mewakili Bupati Madina Saipullah Nasution, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru SMSI Madina.

Ia berharap amanah yang diberikan kepada jajaran pengurus dapat dijalankan secara profesional, bertanggung jawab, dan tetap berpedoman pada kode etik jurnalistik.

Menurut Afrizal, perkembangan teknologi digital membuat media siber memiliki posisi yang semakin penting dalam kehidupan masyarakat dan pemerintahan. Informasi dapat tersebar dalam hitungan detik sehingga akurasi dan tanggung jawab media menjadi semakin penting.

"Pemkab Madina memandang SMSI sebagai mitra strategis. Bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra kritis, mitra korektif, dan mitra solutif bagi pemerintah," ujar Afrizal dalam sambutannya.

Ia menilai keberadaan media tidak semata-mata untuk memberitakan kegiatan pemerintah. Pers juga memiliki fungsi kontrol sosial untuk memberikan masukan terhadap berbagai kebijakan dan program pembangunan.

Karena itu, Afrizal berharap SMSI Madina mampu mendorong praktik jurnalistik yang berimbang, beretika, serta memberikan edukasi kepada masyarakat.

Di tengah derasnya arus informasi digital, media juga dituntut mampu menjadi penyeimbang agar masyarakat tidak mudah terpengaruh berita palsu atau hoaks.

"Melalui SMSI, kami berharap lahir jurnalisme yang beretika, berimbang, dan mencerdaskan. Menjadi penyejuk di tengah derasnya arus informasi dan hoaks," katanya.

Afrizal juga mengajak SMSI Madina membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program prioritas pembangunan.

Sejumlah sektor yang disebut antara lain pengentasan kemiskinan, pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), ketahanan pangan, pemberantasan kegiatan ilegal, serta perlindungan dan kelestarian lingkungan.

Menurutnya, media dapat berperan dengan menghadirkan informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga memberikan gambaran yang utuh mengenai persoalan di tengah masyarakat.

"Profesionalisme, kekompakan, dan integritas adalah kunci," tegas Afrizal.

Ia mengatakan Pemkab Madina siap membuka ruang kolaborasi positif dengan SMSI maupun insan pers lainnya selama tetap berada dalam koridor profesionalisme dan kepentingan masyarakat.

"Mari kita bangun Madina dengan informasi yang benar, dengan narasi yang membangun, dan dengan semangat 'Madina Berkah'," ujarnya.

Afrizal juga berharap SMSI dapat menjadi rumah bersama bagi perusahaan media siber dan insan pers di Madina untuk meningkatkan kualitas jurnalistik.

"Semoga pers di Madina semakin maju, berwibawa, dan bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Mandailing Natal H Erwin Efendi Lubis menekankan pentingnya keberadaan jurnalis dalam menyampaikan perkembangan pembangunan kepada masyarakat.

Menurutnya, berbagai program pemerintah tidak akan diketahui publik secara luas tanpa adanya peran media dan jurnalis.

Ia meminta seluruh pihak tidak melihat keberadaan jurnalis sebagai beban dalam proses pembangunan daerah.

"Pembangunan di daerah ini tidak akan tersampaikan tanpa peranan dari jurnalis. Maka siapapun kita, jangan pernah menganggap jurnalis itu akan menjadi beban," kata Erwin saat menyampaikan sambutan pada acara pelantikan SMSI Madina, Minggu (13/9/2026).

Erwin berharap ke depan terbangun hubungan yang semakin erat antara insan pers, pemerintah daerah, dan DPRD. Ia juga mendorong agar seluruh jurnalis dapat menjaga kebersamaan tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun media.

"Mudah-mudahan ke depan akan ada keakraban antara seluruh jurnalis yang tidak membedakan antara siapapun dengan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Karena pemerintah ini tidak bisa lepas dari peranan jurnalis," ujarnya.

Erwin juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus SMSI Madina periode 2026-2029 yang baru dilantik.

Ia berharap organisasi tersebut mampu menjadi wadah untuk meningkatkan profesionalisme perusahaan media dan jurnalis siber di Mandailing Natal.

Menurut Erwin, karakter media siber yang cepat dan memiliki jangkauan luas membuatnya memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan opini publik.

"Media siber hari ini punya peran sangat strategis. Kecepatan informasi dan jangkauannya luas. Oleh karena itu, SMSI Madina harus menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan," tegasnya.

Ia menilai hubungan antara media, pemerintah daerah, dan DPRD harus dibangun dalam kerangka kemitraan yang sehat. Media, kata dia, tetap harus menjalankan fungsi kontrol dan tidak kehilangan independensinya.

Karena itu, media siber diharapkan mampu menjadi mitra kritis sekaligus ikut mengawal kebijakan publik agar berjalan transparan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Jadikan SMSI sebagai rumah bersama insan pers yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Mari kita lawan hoaks dan ujaran kebencian. Bangun Madina dengan informasi positif yang membangun," katanya.

Erwin optimistis kepengurusan baru SMSI Madina dapat membawa organisasi semakin solid dan profesional.

"Dengan pengurus baru periode 2026-2029 ini, kami berharap SMSI Madina semakin solid, profesional, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Erwin juga meminta Plt Sekda Madina yang mewakili Bupati Saipullah Nasution untuk menyampaikan salam dari seluruh pengurus SMSI Madina kepada Bupati.

Pelantikan pengurus SMSI Madina periode 2026-2029 tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan ekosistem media siber di daerah. Tantangannya kini bukan sekadar bagaimana media mampu menyajikan berita dengan cepat, tetapi juga memastikan informasi yang dipublikasikan tetap akurat, berimbang, independen, dan memiliki manfaat bagi masyarakat.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
SMSI Aceh Besar Resmi Dikukuhkan, Zulfikar Terima SK Kepengurusan
Zuhari Resmi Pimpin SMSI Sergai Periode 2026–2029, Tegaskan Komitmen Bangun Sinergi dan Profesionalisme Media
Masa Kepengurusan Berakhir, SMSI Sergai Siapkan Muskab I Pilih Pengurus Baru
SMSI Konawe Minta Penyidik Polda Sultra Telaah UU Pers Terkait Pemanggilan Ketua JMSI
Kajari Asahan Dorong SMSI Sebagai Media Edukasi dan Pilar Demokrasi
SMSI Astab Nyatakan Siap Berkolaborasi dengan Kejari Tanjungbalai
komentar
beritaTerbaru