sumut24.co -SIBOLANGIT, BupatiAsahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turut hadir dalam upacara penyalaan ApiUnggun Jambore Daerah (Jamdasu) XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara Tahun 2026. Kegiatan berlangsung khidmat pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 20.00 Wib hingga dini hari, di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.
Baca Juga:
Upacara ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian utama pelaksanaan
Jamdasu XI Gerakan Pramuka se-Sumatera Utara. Hadir memimpin jalannya acara Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka
Sumut. Turut hadir pula para Kepala Daerah selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) se-Sumatera Utara, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka se-Sumatera Utara, serta ribuan peserta dan tamu undangan lainnya.
Dalam arahannya, Gubernur Bobby mengawali dengan mengucap syukur atas terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan peserta Pramuka dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Utara tersebut. "Kehadiran saya beserta seluruh kepala daerah di sini adalah bentuk dukungan nyata bagi kalian semua, generasi penerus yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dan pembangunan di tanah kelahiran kita," ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur menegaskan api unggun yang dinyalakan bukan sekadar tradisi semata, melainkan simbol semangat menyala, persatuan yang kokoh, serta tekad pantang menyerah untuk terus berkarya. Ia menekankan
Jamdasu bukan hanya ajang melatih keterampilan hidup di alam terbuka, melainkan sarana pembentukan karakter, jiwa kepemimpinan, dan kedisiplinan. Kegiatan ini juga berperan penting membentengi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas. "Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan
Jamdasu XI ini. Semoga terus melahirkan generasi yang berkarakter, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan," harapnya.

Sementara itu,
BupatiAsahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Menurutnya, Pramuka adalah wadah paling efektif untuk membentuk kemandirian, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan pada diri generasi penerus bangsa.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung setiap kegiatan kepramukaan di Kabupaten
Asahan. Melalui kegiatan ini, kita membentuk pribadi yang mandiri, disiplin, dan terhindar dari pengaruh buruk pergaulan," tegas
Bupati Taufik. Ia juga berpesan kepada seluruh kontingen
Asahan agar terus belajar dan berkarya, serta mampu mengharumkan nama daerah baik di tingkat provinsi maupun nasional. "Manfaatkan momen ini seluas-luasnya untuk menambah pengalaman, mempererat persaudaraan, dan mengasah keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari," tambahnya.
Rangkaian upacara berjalan berurutan mulai dari laporan pemimpin upacara, pembacaan Dasa Darma Pramuka, penyalaan api unggun, penyampaian amanat pembina, doa, renungan suci, hingga laporan penutupan. Kegiatan resmi berakhir pada pukul 00.00 Wib, dan
BupatiAsahan beserta rombongan meninggalkan lokasi setelah seluruh rangkaian selesai. Secara keseluruhan, seluruh proses kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan penuh kesuksesan. (dre)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News