Di 6 Titik, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Terpadu Berjibaku Kendalikan Karhutla
Bengkalis sumut24.co Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui jajaran Kodim 0303/Bengkalis bersama tim gabungan terus mengintensifkan pemadaman
News
Baca Juga:
Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan Nahdlatul Ulama, sejumlah nama yang disebut-sebut berpotensi menjadi kandidat Ketua Umum PBNU berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pengurus pusat, pengurus wilayah, tokoh pesantren, hingga kalangan pemerintahan.
Dari unsur PBNU, nama yang mencuat antara lain KH Yahya Cholil Staquf, Prof KH Nuh DEA, KH Syaifullah Yusuf, dan KH Zulfa Mustofa. Keempat tokoh tersebut dinilai memiliki pengalaman organisasi serta jaringan yang kuat di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Sementara dari unsur Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), muncul nama KH Abd Ghaffar Rozin, KH Abd Hakim Mahfudz, dan KH Juhadi Muhammad yang dinilai memiliki rekam jejak kepemimpinan di tingkat daerah dan kedekatan dengan basis warga NU.
Dari kalangan tokoh NU dan pesantren, sejumlah nama yang juga diperbincangkan antara lain KH Imam Jazuli, KH Abdussalam Shohib, KH Yusuf Chudlori, serta KH Marzuqi Mustamar. Mereka dikenal sebagai ulama dan pengasuh pesantren yang memiliki pengaruh cukup besar di kalangan santri dan masyarakat Nahdliyin.
Selain itu, dari kalangan politik dan pemerintahan, nama Muhaimin Iskandar, Nusron Wahid, serta Prof KH Nasaruddin Umar turut disebut-sebut sebagai figur yang berpotensi masuk dalam bursa kepemimpinan PBNU.
Pengamat menilai, dinamika menjelang Muktamar ke-35 diperkirakan akan berlangsung cukup dinamis mengingat besarnya peran PBNU dalam kehidupan keagamaan, sosial, pendidikan, hingga kebangsaan di Indonesia. Figur yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjaga tradisi keilmuan dan keagamaan NU sekaligus menjawab tantangan zaman, termasuk transformasi digital, pemberdayaan ekonomi umat, dan penguatan moderasi beragama.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai calon yang akan maju. Penentuan kandidat tetap akan mengikuti mekanisme organisasi dan hasil musyawarah para peserta muktamar sesuai aturan yang berlaku di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Muktamar ke-35 PBNU sendiri dipandang sebagai momentum penting untuk menentukan arah organisasi ke depan, sekaligus memperkuat peran NU sebagai pilar keagamaan dan kebangsaan di tengah berbagai tantangan global maupun nasional.red
Bengkalis sumut24.co Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui jajaran Kodim 0303/Bengkalis bersama tim gabungan terus mengintensifkan pemadaman
News
Korban Kebakaran di Padangsidimpuan Dapat Bantuan, Wali Kota Letnan Dalimunthe Tegaskan Pemerintah Harus Hadir
News
Bupati Putra Mahkota Buka Rancangan Perubahan APBD Palas 2026, Ini Besaran Anggarannya
News
Residivis Spesialis Curanmor Tersungkur "Dipelor" Polsek Medan Kota, Ini Jejak KejahatannyaPenadah Masih Dikejar
News
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang pemuda di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten .Deli Serdang, kare
Hukum
Pemkab Madina Dorong CMS dan KKPD, Pengelolaan Keuangan Daerah Ditargetkan Makin Transparan
News
Medan Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M., memberikan apresiasi kep
Umum
Rapat Penguatan Disiplin ASN, Sekda Palas Tekankan Kinerja dan Percepatan Anggaran 2026
News
Banjir Ganggu Digital ASN, BKN dan Pemko Padangsidimpuan Siapkan Langkah Pemulihan
News
400 KK Bergantung pada Tambang Emas Siraisan, Polisi Dorong Legalitas dan Ancam Sikat Pembeking
News