Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
News
Baca Juga:
MEDAN – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang dijadwalkan berlangsung di Jombang, Jawa Timur, pada akhir Agustus 2026, Koordinator Nasional Jaringan Alumni Muda Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KORNAS JAM PMII), Hasan Basyri Simanjuntak, menyampaikan kritik tajam terhadap dinamika internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Menurut Hasan, muktamar seharusnya menjadi momentum konsolidasi dan pembenahan organisasi setelah berbagai dinamika kepemimpinan yang dinilainya menimbulkan kegaduhan di tubuh PBNU dan berdampak hingga ke tingkat daerah.
"NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia yang selama ini menjadi teladan dalam menjaga persatuan, moderasi, dan kedamaian. Karena itu, konflik internal yang terus dipertontonkan kepada publik sangat disayangkan," ujar Hasan dalam keterangannya, Sabtu (11/7).
Ia menilai kepemimpinan PBNU periode saat ini tidak layak untuk dilanjutkan apabila tidak mampu menciptakan soliditas organisasi. Hasan menyoroti polemik penentuan jadwal dan lokasi Muktamar yang menurutnya mencerminkan lemahnya konsolidasi internal.
Hasan juga menyinggung Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa. Menurutnya, terdapat dugaan adanya upaya pergantian kepemimpinan di internal PBNU yang pada akhirnya tidak berhasil dan berujung pada proses islah.
"Kami melihat adanya dinamika yang mengarah pada upaya perubahan kepemimpinan, namun akhirnya tidak berhasil dan diselesaikan melalui islah. Ke depan, para tokoh NU harus lebih mengedepankan persatuan daripada kepentingan kelompok," katanya.
Ia berharap seluruh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Indonesia serta para kiai dapat menggunakan Muktamar NU ke-35 sebagai momentum memilih kepemimpinan yang mampu menghadirkan suasana rukun, damai, dan menjaga marwah organisasi.
"Kami berharap para peserta muktamar benar-benar memilih figur yang memiliki kapasitas menyatukan organisasi, bukan figur yang justru menjadi bagian dari konflik internal. NU harus kembali menjadi rumah besar umat yang meneduhkan dan menjadi rujukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tegas Hasan.red
Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
News
Gubernur Sumbar Salurkan Bantuan Perikanan di Koto Sani Kabuiaten Solok
News
Pemko Medan, Pelindo dan DP World Siapkan Pembangunan SMP Negeri di Belawan
News
15.011 Rumah Dibedah di Sumut, Pemprov Dikejar Target Realisasi 2026
News
Ekonomi Sumut Tumbuh 5,06, Ketimpangan Antarwilayah Masih Jadi PR Bobby
News
Perangi Peredaran Narkoba, Polres Padangsidimpuan Gerebek Kawasan SilayangLayang, 4 Positif Narkotika
News
Medan sumut24.co Pemko Medan, Pelindo, bersama DP World menyiapkan pembangunan gedung sekolah menengah pertama (SMP) negeri baru di Belawa
kota
Medan sumut24.co Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan, Budi H Sormin menyampaikan ucapan selamat da
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kehadiran Rumah Sakit (RS) Abdul Jalil Meliala di Kota Tanjungbalai diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan p
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mengikuti sosialisasi pelayanan clearance pejabat Badan Usaha Milik Daerah (B
News