Rabu, 20 Mei 2026

Makin Sering Dibicarakan Digeser ke Perpustakaan, Tapi Peluang Benny Sinomba Jadi Sekda Masih Terbuka

Administrator - Rabu, 20 Mei 2026 09:14 WIB
Makin Sering Dibicarakan Digeser ke Perpustakaan, Tapi Peluang Benny Sinomba Jadi Sekda Masih Terbuka
Beny Saat dilabtik Plh Sekda oleh Walikota Medan Bobby saat menjabat saat itu.
MEDAN — Aroma pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan mulai terasa. Meski belum ada pengumuman resmi dari Pemerintah Kota Medan, obrolan soal siapa sosok yang bakal mengisi kursi birokrasi tertinggi di jajaran ASN Pemko Medan itu mulai ramai diperbincangkan di berbagai kalangan.

Baca Juga:

Dari sejumlah nama yang beredar, satu nama yang cukup menarik perhatian adalah Benny Sinomba Siregar SE MAP. Sosok birokrat yang kini menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemko Medan itu disebut-sebut memiliki peluang untuk kembali masuk dalam radar calon Sekda Kota Medan.

Bukan tanpa alasan. Benny dianggap punya pengalaman birokrasi yang cukup matang dan sudah lama berkecimpung di lingkungan Pemko Medan. Selain itu, pria kelahiran Medan, 1 Juni 1973 tersebut juga pernah merasakan duduk di kursi Pelaksana Harian (Plh) Sekda Medan, meski hanya dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Nama Benny sendiri memang bukan sosok asing di lingkungan pemerintahan Kota Medan. Ia diketahui mulai menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sejak Desember 2002 dan perlahan meniti karier dari bawah hingga menduduki sejumlah jabatan strategis.


Karier Benny dimulai di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Medan. Saat itu, ia dipercaya menjabat Kepala Bidang Hotel, Restoran dan Hiburan. Dari posisi tersebut, Benny dikenal cukup memahami persoalan birokrasi dan tata kelola pendapatan daerah.

Saat Bobby Nasution maju sebagai calon Wali Kota Medan pada tahun 2020, Benny dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris BP2RD Medan.

Kepercayaan itu kemudian berlanjut ketika Bobby resmi menjabat Wali Kota Medan. Pada Desember 2021, Benny dilantik menjadi Kepala BP2RD Kota Medan. Sejak saat itu, kariernya terbilang cukup cepat bergerak. Ia kemudian dipercaya menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan pada November 2023 menggantikan Laksamana Putra Siregar.

Tak lama berselang, pada April 2024, Benny kembali mendapat amanah penting. Ia ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Medan menggantikan Wiriya Arahman yang saat itu ditugaskan sebagai Penjabat Bupati Deli Serdang.

Meski hanya sementara, pengalaman itu dianggap menjadi nilai tambah tersendiri. Sebab tidak semua pejabat punya kesempatan merasakan langsung bagaimana mengendalikan roda birokrasi Kota Medan dari posisi Sekda.

.

Menariknya lagi, Benny juga dikenal sebagai kerabat dekat Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dari pihak ibu, Ade Hanifah Siregar. Ia disebut merupakan paman Bobby Nasution.

Namun di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, Benny justru dikenal sebagai sosok yang cukup tenang dan jarang menunjukkan ambisi politik birokrasi secara terbuka.


Hal itu pernah terlihat saat dirinya berbincang santai dengan Pemimpin Redaksi Sumut24 Group, Rianto SH MH atau yang akrab disapa Anto Genk. Ketika ditanya soal peluang menjadi Sekda Medan, Benny menjawab dengan gaya diplomatis.

"Saya lebih tenang di sini bang, tak banyak keinginan macam-macam. Semua itu diserahkan kepada pimpinan," ujarnya sambil tersenyum.

Ucapan itu kemudian menjadi perbincangan tersendiri di kalangan ASN maupun pengamat birokrasi di Kota Medan. Banyak yang menilai Benny justru tampil lebih santai di tengah dinamika mutasi dan rotasi jabatan yang terus bergerak.

Bahkan ketika dirinya dilantik menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan pada Kamis, 16 April 2026 lalu, sejumlah orang dekatnya menyebut Benny memang sedang menikmati ritme kerja yang lebih tenang.

Di sisi lain, perpindahan jabatan Benny sempat memunculkan berbagai spekulasi. Ada yang menilai dirinya sedang "diparkir", namun tak sedikit pula yang melihat itu sebagai bagian dari strategi birokrasi sebelum kembali mendapat posisi penting.

Apalagi jabatan Sekda Kota Medan diperkirakan bakal segera mengalami pergantian. Sekda definitif saat ini, Ir H Wiriya Arahman, disebut tinggal menghitung bulan memasuki masa pensiun.
Meski demikian, dinamika politik birokrasi selalu sulit ditebak.

Di tengah pembahasan soal calon pengganti, muncul pula kemungkinan adanya perpanjangan masa jabatan Wiriya selama satu tahun ke depan. Hal itu dianggap bukan sesuatu yang mustahil terjadi.

Bicara soal Sekda memang bukan sekadar urusan administrasi pemerintahan. Jabatan ini kerap dianggap sebagai posisi strategis yang memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas birokrasi dan arah kebijakan daerah.

Karena itu, sosok Sekda biasanya harus mampu menjembatani komunikasi antara kepala daerah, ASN hingga kepentingan politik yang berkembang di pemerintahan.

Dalam konteks Kota Medan saat ini, keputusan akhir tentu berada di tangan Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap.

Keduanya dipastikan akan mempertimbangkan banyak hal sebelum menentukan siapa figur yang dinilai paling tepat untuk membantu menjalankan visi besar "Medan Untuk Semua".

Apakah Benny Sinomba Siregar nantinya benar-benar akan mendapat peluang menjadi Sekda definitif? Ataukah akan muncul nama lain yang selama ini belum banyak diperbincangkan?


Yang pasti, bursa Sekda Kota Medan mulai menghangat. Dan seperti biasanya, politik birokrasi selalu menyimpan kejutan yang menarik untuk ditunggu.

Redaksi/Anto Genk

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PB Pendawa Indonesia Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Benny Syahputra, Abang dari Bendahara Umum H. Ajie Karim
Benny Sinomba Siregar dan Harapan Baru untuk Birokrasi Medan Kandidat Sekda Medan
Hasrul Benny, Pengacara Tangguh Pejuang Keadilan Kini Bergelar Doktor
Dukungan Terhadap Anton-Benny Simakin "Menyala" di Simalungun
Caleg DPR RI Partai Golkar Hasrul Benny Harahap Silaturrahim Dengan Warga Perum KIP
komentar
beritaTerbaru