sumut24.co -ASAHAN, Kementerian Agama Kabupaten
Asahan menggelar
Tasyakuran Hari Amal Bakti (
HAB) ke-
80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026 dengan mengusung tema "Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju". Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Asahan, Rabu (07/01/2026).
Baca Juga:
Acara tasyakuran ini dihadiri oleh
Wakil Bupati (Wabup)
Asahan, mewakili Kejaksaan Negeri
Asahan, mewakili Kapolres
Asahan, mewakili Dandim 0208/
Asahan, mewakili Danlanal TBA, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Asahan beserta jajaran, serta tamu undangan lainnya.Dalam laporannya, Ketua Panitia yang juga Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten
Asahan, Hj Sri Muchlis SSos MIKom menyampaikan bahwa peringatan
HAB ke-
80 merupakan momentum rasa syukur kepada Allah SWT atas perjalanan panjang Kementerian Agama yang telah berdiri selama
80 tahun sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan.
Ia menegaskan bahwa peran Kementerian Agama saat ini semakin luas dan krusial, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, tetapi juga dalam merawat kerukunan umat beragama yang berlandaskan cinta kemanusiaan, memberdayakan ekonomi umat, serta memastikan agama hadir sebagai sumber solusi atas berbagai persoalan bangsa.Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Asahan, H Abdul Manan MA dalam sambutannya menyampaikan bahwa
HAB ke-
80 merupakan hari yang penuh kebahagiaan dan rasa syukur karena seluruh jajaran Kementerian Agama masih dapat terus mengabdi kepada bangsa dan negara. Ia berharap, di usia ke-
80 ini, Kementerian Agama Kabupaten
Asahan dapat memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat serta membawa perubahan yang lebih baik dalam kehidupan keagamaan. Selain itu, ia menegaskan bahwa pada tahun 2026 Kemenag Kabupaten
Asahan harus mampu mensinergikan seluruh program kerjanya dengan Pemerintah Kabupaten
Asahan.
Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP dalam sambutannya menyampaikan bahwa kondisi yang telah dicapai Kementerian Agama hingga usia
80 tahun patut disyukuri dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan umat dan bangsa. Ia berharap peringatan
HAB tidak hanya bernilai seremonial, tetapi mengandung makna untuk meningkatkan kepedulian dan kepekaan sosial terhadap lingkungan sekitar.Menurutnya, di tengah pesatnya pembangunan di berbagai bidang, masih terdapat masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian bersama. Oleh karena itu, peringatan Hari Amal Bakti harus dijadikan sebagai momentum perenungan dan evaluasi atas seluruh amal bhakti kepada umat, negara, dan bangsa, sekaligus membangun sinergi dan harmoni untuk melaksanakan hal-hal yang lebih bermakna.
Wakil Bupati juga menekankan bahwa kekuatan sekecil apa pun akan menjadi besar apabila disinergikan. Ia optimis bahwa di tengah perbedaan kondisi dan kemampuan, terdapat semangat kebersamaan, kepedulian, serta keikhlasan yang tinggi untuk terus memberi makna atas kehadiran di tengah masyarakat.Pada kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan piagam penghargaan dalam rangka
HAB ke-
80 Tahun 2026 oleh
Wakil Bupati Asahan bersama Forkopimda dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Asahan kepada sejumlah penerima penghargaan, antara lain kategori Humas, User Champion EMIS Terbaik TP 2025/2026 Semester Ganjil, Desa Binaan Berdampak, serta kepada ATR/BPN Kabupaten
Asahan atas dedikasinya dalam percepatan penerbitan sertifikat tanah MAN Insan Cendekia
Asahan. (dre)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News