Serentak di 4 Kota, Telkomsel Hadirkan Nonton Bareng Bola Gembira MAXStream TV
sumut24.co MedanMenyambut pertandingan sepak bola dunia, Telkomsel mengadakan Nonton Bareng (nobar) Bola Gembira MAXStream TV. Nobar ini d
Sport
Baca Juga:
Pada tahap awal, Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) akan membangun 200 hunian di Sibolga, 118 di Tapanuli Tengah, 103 di Tapanuli Utara dan 227 di Tapsel. Di Sibolga, lokasinya berada di area GOR Olahraga Sibolga, untuk Tapteng Kawasan Asrama Haji Pinangsori, Taput di Desa Sibalanga dan Tapsel di Kebuh Hapesong PTPN IV. Targetnya, hunian untuk korban bencana banjir dan longsor Sumut selesai di awal tahun 2026.
"Kita berharap Huntap ini tepat waktu sehingga bisa langsung dihuni warga kita yang terdampak bencana, jadi mereka tidak tinggal di pengungsian lagi," kata Surya, saat mendampingi Menteri PKP Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian groundbreaking Huntap di lahan Asrama Haji Pinangsori, Tapteng, Minggu (21/12/2025).
Dia meminta masyarakat bersabar dan juga ikut berpartisipasi mempercepat pembangunan Huntap korban bencana banjir dan longsor. Begitu juga dukungan seluruh pihak termasuk TNI, Polri, BNPB dan elemen masyarakat lainnya.
"Pemprov Sumut sangat berterima kasih kepada Kementerian PKP, Mendagri, TNI, Polri, swasta, Ormas dan masyarakat yang bahu-membahu merehabilitasi pemukiman penduduk yang terdampak bencana, jadi saya harap korban bersabar karena Presiden terus memonitor perkembangan pemulihan bencana di Sumut," kata Surya.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan negara telah mengerahkan seluruh kekuatan untuk memulihkan kondisi Sumut dan provinsi lain yang terdampak. Dia berharap seluruh pihak bisa bekerja kompak dan lebih cepat.
"Negara hadir, Presiden mengerahkan semua kekuatan, koordinasi dan keuangan, kita kompak membantu rakyat kita, mari kita bekerja cepat, lebih cepat dari biasa," kata menteri yang akrab dipanggil Ara ini.
Mendagri Tito Karnavian memastikan pemerintah akan membantu seluruh rumah yang terdampak termasuk kerusakan ringan, sedang dan berat. Khusus untuk rumah yang berat atau rumahnya telah hilang pemerintah akan membangunkan huntap tanpa membebani korban bencana.
"Semua dalam pendataan, ringan sedang akan dibantu pembiayaannya, rusak berat atau hilang juga akan dibantu, dibangunkan hunian tetap yang saat ini kita lakukan groundbreaking," kata Tito Karnavian.
Tito menambahkan, pembangunan hunian tetap korban bencana Sumatera lebih dari 2.600, termasuk untuk Aceh, Sumut dan Sumbar. Pembangunan ini dilakukan tanpa membebani APBN ataupun APBD, Yayasan Buddha Tzu Chi membantu pembangunan lebih dari 2.000 rumah, kemudian ditambah dari pribadi Menteri PKP Maruarar Sirait.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co MedanMenyambut pertandingan sepak bola dunia, Telkomsel mengadakan Nonton Bareng (nobar) Bola Gembira MAXStream TV. Nobar ini d
Sport
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan komitmen baru Pemko Medan dalam membina kafilah Musabaqah Tilawatil
kota
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan menggelar kegiatan Senam Peningkatan Kesegaran Jasmani
kota
sumut24.co MedanMeski aliran air dari PDAM Tirtanadi saat ini secara perhalan sudah kembali normal, namun jajaran Kecamatan Medan Polonia
kota
Medan sumut24.co Alat berat (Whell Loader) milik PT Belawan Indah (BI) diduga telah mengganggu aktivitas pengerjaan pembangunan tembok mil
kota
Maruli Siahaan Dorong Penguatan Layanan Kewarganegaraan dan Kaji Kewarganegaraan Ganda
kota
Ini Dia Riki Handoyo, SH. MH, ASN Non Jaksa Yang Terus Kembangkan Kompetensi Diri,Dinyatakan Lulus Sidang Tesis Pascasarjana UKI
kota
sumut24.co ASAHAN , Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi melepas rombongan kafilah yang akan mewakili daerah ini mengikuti Musabaqah Ti
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima kunjungan audiensi dari jajaran Badan Pusat Statistik (BPS)
News
sumut24.co ASAHAN, Putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.573/MENHUTII/2009 kembali menja
News