Minggu, 30 Agustus 2026

Operasi Kerap Bocor, Kasat Narkoba Batubara Bantah, Publik Tetap Ragu

Administrator - Selasa, 25 November 2025 00:10 WIB
Operasi Kerap Bocor, Kasat Narkoba Batubara Bantah, Publik Tetap Ragu
Sumut24
Kasat Narkoba Polres Batubara, AKP Ramses P.Panjaitan.(Sumut24.)
sumut24.co -BATUBARA, Isu kegagalan Satnarkoba PolresBatubara dalam setiap penggerebekan di lokasi yang diduga sarang bandar narkoba terus memicu kritik tajam dari publik.

Baca Juga:
Meski penggerebekan kerap dilakukan, pelaku disebut selalu lolos, bahkan informasi operasi diduga bocor sebelum petugas tiba di lapangan.
"Penindakan yang dilakukan polisi masih sebatas menyasar pemain kecil. Wajar dong masyarakat bersuara, ada apa,?. Kalau tidak sanggup kerjasama dengan Tim Polda Sumatera Utara, masyarakat hanya mau Kabupaten Batubara ini bersih dari narkoba,"ucap Sabar S,Senin (24/11/2025).

Di tengah derasnya kritik, KasatNarkobaPolresBatubara, AKP Ramses P. Panjaitan, memberikan penjelasan yang justru menambah sorotan.
Ia menegaskan bahwa tudingan kebocoran informasi maupun ketidakseriusan pihaknya tidak benar, namun sekaligus mengakui bahwa keberhasilan operasi sangat bergantung pada kekuatan informan.

"Itu indikasi-indikasi gak benar. Semua kita coba. Tergantung informen, pendalaman. Tidak bisa sembarangan. Orang jaringan itu pun sudah tahu kalau kita mau masuk, mereka sudah bisa membaca,"jawab Ramses saat dikonfirmasi melalui selulernya.

AKP Ramses bahkan menyebut, jaringan bandar sudah memiliki sistem pemantauan ketat.
"Sampai kesana mau pasang CCTV kalau kita mau masuk,"katanya.

Pernyataan ini memantik pertanyaan baru, jika jaringan begitu kuat, mengapa belum mampu ditembus? Meski begitu, Ramses meminta masyarakat untuk memahami risiko kerja informan serta meminta dukungan penuh dari perangkat desa dan tokoh masyarakat.

"Keamanan pasti kita jamin sampai keluarganya. Kita gak sembarang mengungkap narkoba. Kasihan nanti informen kalau bocor, bisa terjadi gesekan," ucapnya.

Ketika wartawan menyoroti masih sulitnya Satnarkoba menjangkau jaringan besar, Ramses kembali menegaskan bahwa semua tergantung ketajaman informan.

"Kalau informen kita bisa masuk ke dalam, itu gampang. Tapi kalau belum bisa, ya tergantung bagaimana update-nya ke dalam. Ini kerjaan jaringan, gak sembarang."ujarnya.

Terkait minimnya penangkapan selama sebulan terakhir, ia mengklaim jumlahnya sebenarnya banyak, hanya saja tidak semua dipublikasikan.
"Banyak, banyak. Tapi tidak semua kita kasih ke media. Mau berapa datanya? Yang kecil-kecil banyak."tutupnya.

Meski berbagai penjelasan telah disampaikan, publik masih menunggu bukti nyata, penindakan tegas terhadap bandar besar yang selama ini disebut "kebal" dari hukum.(Jo)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rumah Jadi Kedok, Narkoba Jadi Bisnis "IRT" Bandar Narkoba Diciduk Sat Narkoba Polrestabes Medan
Gerak Cepat Jatanras Polres Asahan Ringkus Dua Pelaku Curat, Barang Bukti Berhasil Diamankan
Bongkar Kasus Curat di Sei Kamah, Tim Jatanras Polres Asahan Buru dan Tangkap Pelaku di Tanjungbalai
HUT Polwan ke-78 : Polres Asahan Hadirkan Kepedulian Nyata, Berbagi Kasih kepada Personel dan Masyarakat
Dibalik Usia Senja, Langkah Berbahaya Kakek Tua Pengedar Narkoba Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan
Cegah Karhutla : Kapolres Asahan Ajak Masyarakat Bergotong Royong Jaga Hutan dan Lahan, Tolak Cara Bakar!
komentar
beritaTerbaru