Tradisi yang Terus Bergerak Melingkari Desa-Desa Muria
Kudus Sumut24.co Belasan musisi dari Prancis memainkan gamelan di Desa Menawan, Kudus, pada pembukaan Festival Muria Raya (FMR) 6, 5 Agus
Wisata
Baca Juga:Medan|Sumut24.co
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Muhammad Nuh, kembali menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah.
Setelah sebelumnya menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait aspek kehalalan program tersebut di Taput, kini M. Nuh menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan dalam pelaksanaannya.
Menurutnya, program MBG merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat, namun pelaksanaannya perlu dikawal bersama agar berjalan efektif, aman, dan sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung masyarakat.
"Proses pelaksanaan Program MBG perlu terus dilakukan perbaikan. Karena itu, semua pihak harus mendukung dan mengawal program nasional ini yang menggunakan anggaran cukup besar. Tentunya di samping makanan yang disiapkan bergizi dan aman bagi kesehatan, yang tak kalah pentingnya terutama bagi kaum Muslimin harus dipastikan kehalalannya," ujar Muhammad Nuh, Minggu (2/11).
Ia menegaskan, aspek kehalalan produk makanan yang disalurkan melalui program ini harus menjadi perhatian utama, sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH).
Dalam regulasi tersebut, setiap produk yang beredar dan diperdagangkan di Indonesia, termasuk produk konsumsi yang dibiayai oleh negara, wajib memiliki jaminan kehalalan yang sah.
"Undang-Undang Jaminan Produk Halal sudah sangat jelas. Pemerintah daerah bersama penyelenggara program harus memastikan bahan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan dilakukan sesuai standar halal. Ini bukan sekadar soal administrasi, tetapi bentuk penghormatan terhadap keyakinan masyarakat," tambahnya.
M. Nuh juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah serta lembaga keagamaan seperti MUI, NU, Muhammadiyah, Al Washliyah, dan DMI Tapanuli Utara yang telah bersinergi dalam memastikan program MBG berjalan sesuai prinsip-prinsip kehalalan dan keselamatan pangan.
Ia berharap koordinasi lintas pihak terus diperkuat agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat tanpa menimbulkan kekhawatiran baru.
"Program ini harus menjadi contoh bahwa pembangunan yang baik adalah yang memperhatikan kesehatan, keadilan sosial, dan nilai-nilai agama masyarakat," tutupnya.
(Red)
Kudus Sumut24.co Belasan musisi dari Prancis memainkan gamelan di Desa Menawan, Kudus, pada pembukaan Festival Muria Raya (FMR) 6, 5 Agus
Wisata
Sejumlah PJU dan Kapolres Jajaran Polda Sumut Bergeser
News
Pertanyakan titik rencana Unras, Polresta Deli Serdang fasilitasi Mediasi antara K.SPSI AGN dan Pihak Bandara Kualanamu
kota
KERUGIAN NEGARA RP401,65 MILIAR DALAM PERKARA TATA KELOLA NIKEL PT CNI DIKEMBALIKAN
News
Polisi Tangkap Maling Motor Trail Viral Beraksi di 3 Wilkum
kota
Aset Dijual Tanpa PemberitahuanDebitur Laporkan Pimpinan BRI Kota Pinang ke Polda Sumut
News
BANGUNAN TANPA PBG DI TEMBUNG DISOROT SURAT TANAH CEPAT TERBIT, PENERTIBAN PEMKAB DELISERDANG DIPERTANYAKAN
News
Medan sumut24.co Erupsi Gunung Sinabung yang mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak atau sekitar 5.960 meter di atas permukaan laut b
News
IMIGRASI DIGITAL, DARI LOKET PELAYANAN HINGGA PAGAR NEGARA
News
Mantan Pj Sekda Tapteng Yetti Sembiring Jabat Kepala Bappedalitbang Deli Serdang
News