Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Baca Juga:
Tak lama setelah penangkapan Wamenaker, rumor liar pun mulai beredar. Banyak pihak menuding bahwa penangkapan tersebut sengaja dilakukan sebagai upaya pengalihan isu dari kasus yang menyeret nama Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Publik pun bertanya-tanya, benarkah kedua kasus ini saling terkait?
Menanggapi tudingan yang berkembang, Ketua KPK, Setyo Budiyanto, langsung memberikan klarifikasi. Ia dengan tegas membantah isu pengalihan kasus yang mengaitkan penangkapan Wamenaker Immanuel Ebenezer dengan kasus Bobby Nasution.
"Penangkapan ini murni hasil dari laporan masyarakat. Tidak ada motif lain atau upaya untuk mengalihkan isu dari kasus manapun," ujar Setyo Budiyanto dalam konferensi pers yang diadakan di Gedung KPK, Jakarta, pada Jumat (22/8/2025).
Setyo Budiyanto menjelaskan bahwa penangkapan Wamenaker yang akrab disapa Noel ini bermula dari laporan para pekerja. Mereka mengaku dipersulit saat mengurus sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penjelasan ini diharapkan bisa meluruskan spekulasi yang beredar dan mengembalikan fokus publik pada proses hukum yang sedang berjalan.
*Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Sumut*
Secara paralel, KPK terus tancap gas mengusut kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan jalan di Provinsi Sumatera Utara. Hingga saat ini, kasus ini telah menyeret Topan Obaja Putra Ginting, Kadis PUPR Sumut nonaktif, sebagai salah satu tersangka utama.
Meski kasus ini santer dikaitkan dengan Bobby Nasution, KPK menegaskan bahwa hingga kini Gubernur Sumut tersebut belum pernah dipanggil atau dimintai keterangan. Namun, lembaga anti-rasuah ini tidak main-main dalam menyelidiki kasus ini. Mereka telah memanggil sedikitnya 42 saksi dari berbagai latar belakang, mulai dari pejabat dinas, ASN, kontraktor, akademisi, hingga pihak swasta.
Beberapa Saksi Penting yang Telah Diperiksa KPK:
Muryanto Amin: Rektor Universitas Sumatera Utara (USU)
Muhammad Jafar Sukhairi Nasution: Mantan Bupati Madina
Dicky Anugerah: Sekretaris Bapelitbang Sumut
Pemeriksaan intensif ini telah membuahkan hasil. KPK telah menetapkan lima tersangka utama, yaitu:
1. Topan Obaja Putra Ginting – Kadis PUPR Sumut nonaktif
2. Heliyanto – PPK Satker PJN Wilayah I Sumut
3. Rasuli Efendi Siregar – Kepala UPTD Gunung Tua
4. M. Akhirun Efendi Siregar – Dirut PT Dalihan Natolu Grup
5. M. Rayhan Dulasmi Pilang – Direktur PT Rona Na Mora
Kasus ini menjadi bukti kuat komitmen KPK dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Seluruh mata kini tertuju pada KPK, menanti langkah selanjutnya. Apakah kasus ini akan terus berkembang dan menyeret pihak lain yang terlibat? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.red
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.
kota
Kota Solok Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
kota
Kota Solok Daerah Pertama Mengalihkan Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar
kota
Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan
kota
Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
kota
Semangat Kurban DPRD Padangsidimpuan! 4 Hewan Kurban Disembelih, 400 Kupon Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Duafa
kota
Empat Kali Berturut! Pemkab Madina Kembali Raih WTP, Bupati Saipullah Siapkan Pembenahan ASN
kota
Padangsidimpuan Kembali Raih WTP Keenam Berturutturut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Antar Padang Lawas Kembali Raih Opini WTP
kota
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel
News