Selasa, 28 April 2026

Breaking News, Bupati Cilacap Kena OTT KPK

Administrator - Sabtu, 14 Maret 2026 00:03 WIB
Breaking News, Bupati Cilacap Kena OTT KPK
Istimewa
Baca Juga:

Jakarta | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah; Syamsul Auliya Rachman, pada Jumat (13/3/2026).

Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.

"Benar," ujar Fitroh saat dikonfirmasi awak PromediaNews terkait operasi senyap yang dilakukan tim KPK di wilayah Jawa Tengah, Jumat (13/3/2026).

Dalam operasi tersebut, tim penyidik KPK turut mengamankan sejumlah pihak lain yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah didalami. Namun hingga saat ini, lembaga antirasuah belum mengungkap secara rinci kasus yang menjerat kepala daerah tersebut.

Sesuai ketentuan hukum, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan sebelum menentukan status hukum mereka, apakah sebagai saksi atau ditetapkan sebagai tersangka.


Penindakan terhadap Bupati Cilacap ini menambah daftar operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026. Informasi awal menyebutkan OTT tersebut juga menjadi salah satu penindakan terhadap kepala daerah yang terjadi dalam periode bulan Ramadan tahun ini.

KPK menyatakan proses pemeriksaan masih berlangsung dan perkembangan lebih lanjut mengenai perkara ini akan disampaikan kepada media dan publik setelah proses klarifikasi awal selesai.

KPK menjelaskan kasus yang membuat Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman terjaring operasi tangkap tangan (OTT). KPK menyebut adanya dugaan penerimaan yang diperoleh Bupati Syamsul dari sejumlah proyek di Cilacap.


"Diduga adanya penerimaan yang dilakukan oleh pihak Bupati berkaitan dengan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Cilacap," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).

Total ada 27 orang yang terjaring dalam OTT ini. Jumlah itu termasuk Bupati Syamsul.

"Hari ini tim mengamankan sejumlah 27 orang, salah satunya adalah Bupati Cilacap," ungkap Budi.

Budi mengatakan 27 orang yang terjaring terdiri dari penyelenggara negara dan swasta. Dia menyebut semua yang terjaring saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.


"Dari penyelenggara negara ASN dan mungkin ada beberapa juga dari pihak swasta dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan intensif di sana. Sejauh ini informasi yang kami terima (Wakil Bupati) tidak ada," kata Budi.

Dugaan Kasus: Penangkapan ini diduga terkait dengan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Jumlah yang Diamankan: Total ada sekitar 27 orang yang diamankan dalam operasi tersebut, termasuk beberapa pejabat lainnya.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wakil Bupati Asaha Pimpin Peringatan Hari Otonomi Daerah, Tegaskan Komitmen Wujudkan Kemandirian Dan Kesejahteraan Rakyat
Wakil Bupati Rianto Hadiri Paripurna, Terima Rekomendasi LKPJ 2025 dari DPRD Asahan
Bupati Deli Serdang Tinjau Science Techno Park Al-Amin UNPAB, Dorong Kolaborasi Pengembangan Kawasan Hijau
Sergai Gemilang, Bupati Darma Wijaya Kembali Terima Penghargaan dari Mendagri di Pembukaan Musrenbang RKPD Sumut 2027
Bupati Asahan Terima Penghargaan dari Mendagri dalam Musrenbang RKPD Provinsi Sumut
Bupati Madina Saipullah Nasution Beberkan LKPJ 2025: Anggaran Triliunan Digelontorkan, Fokus Kesehatan dan Pendidikan
komentar
beritaTerbaru